Top
Begin typing your search above and press return to search.

Haji 2026: Jamaah haji tak perlu borong oleh-oleh di Tanah Suci

Pemerintah dorong belanja oleh-oleh haji di tanah air lewat produk UMKM

Haji 2026: Jamaah haji tak perlu borong oleh-oleh di Tanah Suci
X

Dirjen Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji, Kemenhaj, Jaenal Effendi.

Sumber: MCH 2026

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyiapkan Expo UMKM Oleh-oleh Haji di dalam negeri menjelang musim haji. Program ini bertujuan mengurangi beban barang bawaan jamaah agar lebih fokus beribadah di Tanah Suci.

“Dalam waktu dekat, kami juga akan melakukan expo UMKM oleh-oleh haji, saya kira nanti tim kami lagi mengidentifikasi kira-kira apa saja,” ujar Dirjen Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji, Kemenhaj, Jaenal Effendi, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Salah satu produk unggulan yang disiapkan adalah kurma lokal dari Nusa Tenggara Barat. Menurut hasil identifikasi kementerian, kualitas kurma Indonesia mampu bersaing di tingkat global.

“Kurma di NTB itu, di Lombok Utara itu, ternyata nomor 7 terbaik dunia ya dari nutrisinya, dari kandungannya,” ungkap Jaenal.

Selain kurma, produk UMKM lain juga akan dipasarkan sebagai oleh-oleh haji.

Produk tersebut antara lain tasbih dari Jepara dan cokelat asal Garut.

Kementerian juga menyiapkan platform digital untuk memudahkan jamaah berbelanja sejak di tanah air.

Melalui sistem ini, barang akan langsung dikirim ke alamat jamaah di Indonesia.

“Jamaah belum nyampai ke rumah, barang-barang ini sudah nyampai ke rumah,” tambah Jaenal.

Program ini ditujukan untuk membantu jamaah, khususnya lansia dan penyandang disabilitas.

Pemerintah berharap belanja oleh-oleh tidak lagi menjadi sumber kelelahan jamaah di Arab Saudi. Inisiatif ini juga mendorong penguatan UMKM nasional sebagai bagian dari Tri Sukses Haji.

Beri Hamzah/MCH2026/Rama

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire