Kemenhaj lantik 162 pejabat, optimalkan layanan jemaah haji
Pelantikan 162 pejabat Kemenhaj perkuat layanan jemaah haji, khusus lansia, perempuan, dan disabilitas, fokus pada Tri Sukses Haji dan akuntabilitas petugas.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melantik 162 pejabat baru di Jakarta untuk memperkuat kualitas layanan bagi jemaah, khususnya lansia, perempuan, dan penyandang disabilitas. “Kepercayaan jemaah kepada negara hanya bisa dijaga dengan komitmen moral yang kuat dari seluruh pejabat,” kata Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, dalam keterangan tertulis, Kamis (26/2/2026).
Pelantikan tersebut mencakup 1 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 16 Pejabat Administrator, dan 145 Pejabat Pengawas. Dari jumlah itu, 42 orang hadir langsung, sementara sisanya mengikuti secara daring. “Jemaah adalah pusat dari seluruh kerja kita,” tegas Dahnil, menegaskan tugas utama mereka dalam mewujudkan visi Tri Sukses Haji: Sukses Ritual, Sukses Ekosistem Ekonomi, dan Sukses Peradaban.
Di antara pejabat tingkat pusat yang dilantik adalah AA Gunawan sebagai Kepala Biro Keuangan dan BMN, serta Imam Saroni sebagai Kasubbag Tata Usaha pada Bagian Penatausahaan Biro Keuangan dan BMN. Dahnil menekankan integritas dalam pengelolaan anggaran dan aset negara. “Integritas adalah harga mati. Setiap rupiah anggaran dan setiap aset negara harus dikelola secara jujur, transparan, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Kemenhaj memastikan seluruh infrastruktur asrama haji dan pendampingan jemaah berjalan optimal untuk menjamin ketenangan ibadah. “Setiap kebijakan, setiap prosedur, dan setiap layanan harus dirasakan manfaatnya secara langsung oleh jemaah,” tambah Dahnil, menekankan pentingnya responsivitas petugas.
Sebagai bagian dari edukasi calon jemaah haji, pemerintah menjamin layanan terbaik mulai dari pendaftaran hingga kepulangan. “Mereka adalah tamu Allah yang harus kita layani dengan hormat, empati, dan profesionalisme,” terang Wamenhaj.
Bhery Hamzah




