Top
Begin typing your search above and press return to search.

Wamenhaj: Tak semua peserta diklat otomatis lolos jadi petugas haji

Wamenhaj: Tak semua peserta diklat otomatis lolos jadi petugas haji
X

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (kiri) bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak berbincang dengan awak media saat meninjau persiapan penutupan diklat di Lapangan Markas Komando Daerah TNI Angkatan Udara (Makodau) I, Jakarta, Kamis. ANTARA/HO-MCH 2026

Wakil Menteri Haji (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan bahwa tidak semua peserta yang mengikuti pendidikan dan pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Tahun 2026 otomatis lolos menjadi petugas. Menjelang penutupan diklat, setidaknya enam orang peserta dinyatakan gugur dan dipulangkan karena berbagai faktor, mulai dari masalah kesehatan hingga indisipliner.

Wamenhaj menegaskan bahwa proses seleksi berjalan sangat objektif tanpa pandang bulu. Faktor kesehatan menjadi salah satu penyebab utama gugurnya peserta. Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan ulang, ditemukan peserta yang memiliki risiko tinggi jika diberangkatkan.

"Ada yang ternyata hasil MCU-nya menunjukkan penyakit jantung, bahkan ada yang harus dipasang ring. Kami tidak mungkin mengambil risiko dengan memberangkatkan mereka. Rekomendasi dokter menyatakan tidak layak, maka dengan berat hati harus dicopot," ujar Wamenhaj di sela-sela pemantauan persiapan penutupan diklat di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis.

Wamenhaj juga memperingatkan keras agar para calon petugas haji tidak memiliki mentalitas "nebeng" berhaji gratis. Menurut dia, tugas utama PPIH adalah melayani jamaah, sementara kesempatan berhaji hanyalah bonus dari Allah SWT.

"Jangan sampai niatnya itu nebeng naik haji melalui jalur petugas. Luruskan niat untuk menjadi pelayan tamu Allah. Hajinya itu bonus saja. Jika mentalitasnya hanya ingin haji gratis, biasanya akan terlihat dari kedisiplinan selama diklat," ujar Wamenhaj.

Wamenhaj memastikan bahwa peserta yang akan mengikuti upacara penutupan bersama Presiden Prabowo Subianto esok hari adalah mereka yang dinyatakan lulus murni oleh tim instruktur. Bagi yang belum berhasil tahun ini, ia menyarankan untuk mempersiapkan diri lebih baik, baik secara fisik maupun kepatuhan terhadap aturan, untuk mencoba kembali pada tahun depan.

"Besok yang ikut penutupan adalah mereka yang lulus. Kita berharap semua teman-teman di sini lulus, namun ingat, haji itu panggilan Allah. Kekuatan Allah bermain di sini. Jika belum terpanggil tahun ini, coba lagi tahun depan dengan persiapan yang lebih matang," ujar Wamenhaj.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire