Buka Safari Ramadhan, Rahmat Mas'ud: Ayo berlomba dalam kebaikan
Rangkaian Safari Ramadan 2026 di Kota Balikpapan dibuka, kegiatan hari pertama berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Lantunan doa serta suasana buka puasa bersama mengawali agenda tahunan Pemerintah Kota Balikpapan yang menjadi momen mempererat silaturahmi antara jajaran pemerintah dan masyarakat.

Sumber foto: Rizkia/elshinta.com.
Sumber foto: Rizkia/elshinta.com.
Rangkaian Safari Ramadan 2026 di Kota Balikpapan dibuka, kegiatan hari pertama berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Lantunan doa serta suasana buka puasa bersama mengawali agenda tahunan Pemerintah Kota Balikpapan yang menjadi momen mempererat silaturahmi antara jajaran pemerintah dan masyarakat.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam wawancaranya usai salat Tarawih, Rabu (25/2/2026), ia menegaskan bahwa ramadhan bukan sekadar agenda rutin tahunan.
“Makna ramadhan ini adalah bagaimana kita memberikan contoh kepada masyarakat. Dalam bulan suci ini kita berlomba-lomba berbuat kebaikan dan meningkatkan amal ibadah. Tapi bukan hanya saat bulan Ramadan saja, setelah itu kita harus tetap istikamah,” tuturnya kepada awak media.
Menurut Rahmad, bulan suci ramadhan adalah momentum untuk melatih pengendalian diri sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut tidak boleh berhenti ketika bulan suci berakhir.
“Artinya hikmah dan makna ramadhan itu harus kita lanjutkan. Apalagi kita sebagai pejabat, harus menjadi panutan dan contoh bagi masyarakat,” tegasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Rizkia, Rabu (25/2).
Ia juga mengaitkan pesan itu dengan visi Balikpapan sebagai kota global yang nyaman untuk semua dalam bingkai Madinatul Iman. Harmoni antarumat beragama, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan ketenteraman kota.
“Kita yang muslim menjalankan syariat dengan baik. Saudara-saudara kita yang beragama lain juga menjalankan ajaran agamanya masing-masing. Kalau semua menjalankan syariat agamanya, InsyaAllah Balikpapan aman dan harmonis,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyerahkan bingkisan kepada pengelola pondok pesantren dan panti asuhan sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Safari Ramadan 2026 dijadwalkan menyambangi delapan masjid di enam kecamatan. Rangkaian kegiatan akan berlanjut ke Masjid Jami’ Al-Azhar Balikpapan Utara pada 26 Februari, Masjid Agung At-Taqwa Balikpapan Kota 1 Maret, Masjid Mishbahush Shudur Balikpapan Barat 4 Maret, Masjid Madinatul Iman Balikpapan Selatan 6 Maret, Masjid Al-Jihad Balikpapan Selatan 9 Maret, Masjid Al-Muhajirin Balikpapan Timur 12 Maret, dan ditutup di Masjid Nurul Ihsan Balikpapan Tengah pada 15 Maret.
Melalui rangkaian Safari Ramadan ini, Pemkot Balikpapan berharap semangat kebersamaan, kepedulian, dan keteladanan tidak hanya hidup selama satu bulan, tetapi menjadi napas dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Kota Balikpapan




