Campus League 2026 resmi diluncurkan, bangun ekosistem atlet mahasiswa
Indonesia Campus League hadir sebagai sistem pengembangan jangka panjang untuk membentuk karier dan skill atlet mahasiswa di luar dunia profesional olahraga

CEO Campus League, Ryan Gozali. Foto : Radio Elshinta Irza Farel
CEO Campus League, Ryan Gozali. Foto : Radio Elshinta Irza Farel
Kompetisi olahraga antarperguruan tinggi, Campus League, resmi meluncurkan Musim 1 melalui Grand Launching di kawasan UP at Thamrin Nine, Jakarta, Senin (20/4/2026).
Peluncuran ini menjadi langkah awal pembentukan ekosistem olahraga kampus di Indonesia yang tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga pada pembangunan sistem pengembangan atlet mahasiswa secara berkelanjutan.
CEO Campus League, Ryan Gozali, menegaskan bahwa inisiatif ini lahir dari realitas bahwa sebagian besar atlet mahasiswa tidak melanjutkan karier sebagai atlet profesional.
“Statistik menunjukkan bahwa 99 persen atlet mahasiswa tidak akan berkarier sebagai atlet profesional. Namun, mereka memiliki potensi besar untuk menjadi profesional unggul di berbagai sektor industri,” ujar Ryan.
Ia menekankan, pengalaman berkompetisi di olahraga kampus justru membentuk soft skills krusial berbagai keterampilan penting yang relevan di dunia kerja.
“Olahraga membentuk mentalitas kuat, mulai dari manajemen waktu, resiliensi, disiplin, kerja sama tim, hingga kepemimpinan. Ini yang ingin kami dorong sebagai nilai utama dari Campus League,” jelasnya.
Sebagai penanda dimulainya Musim 1, Campus League akan menggelar Kompetisi Basket Regional Surabaya pada 22–29 April 2026 di GOR Basket Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Sebanyak 16 tim putra dan 8 tim putri dari 17 perguruan tinggi akan ambil bagian. Menariknya, kompetisi ini juga diikuti kampus dari luar Pulau Jawa seperti Universitas Cenderawasih (Jayapura) dan Universitas Ciputra Makassar. Pada fase penyisihan, sektor putra dibagi ke dalam empat grup, sementara sektor putri terbagi menjadi dua grup.
Campus League 2026 juga menjadi fase ekspansi besar dibanding Musim 0 (2025) yang hanya digelar di Jakarta dan Yogyakarta. Tahun ini, kompetisi diperluas ke lima kota, yakni Samarinda, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Jakarta.
Tiga cabang olahraga utama yang dipertandingkan meliputi basket, bulu tangkis, dan futsal yang digelar sepanjang tahun 2026. Pada cabang basket, sistem round-robin diterapkan di fase grup. Di sektor putra, hanya juara grup yang berhak melaju ke semifinal. Sementara di sektor putri, juara grup dan runner-up akan lolos ke babak empat besar dengan sistem gugur.
Tim terbaik dari Regional Surabaya nantinya akan melaju ke fase puncak, The National, yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 6–13 Juni 2026.
Juara nasional Campus League akan mewakili Indonesia di ajang Asian University Basketball League 2027.
Irza Farel




