Mayoritas gelanggang olahraga di Banten penuhi syarat venue PON 2032

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten Ahmad Syaukani saat memberikan sambutan dalam acara di Stadion Benteng Reborn Tangerang. ANTARA/HO-Pemprov Banten.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten Ahmad Syaukani saat memberikan sambutan dalam acara di Stadion Benteng Reborn Tangerang. ANTARA/HO-Pemprov Banten.
Mayoritas gelanggang olahraga di Provinsi Banten dinyatakan telah memenuhi persyaratan untuk menjadi venue penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2032.
"Alhamdulillah, sebanyak 70 persen diterima dan Provinsi Banten layak sebagai tuan rumah PON XIII Tahun 2032 mendatang," kata Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten Ahmad Syaukani dalam keterangannya di Tangerang, Minggu.
Syaukani mengatakan penilaian dilakukan setelah dilakukan visitasi dan verifikasi oleh tim penyaringan tuan rumah PON ke sejumlah venue yang diusulkan, sebagai bagian dari proses penilaian kesiapan penyelenggaraan PON XXIII Tahun 2032.
Menurutnya penetapan tuan rumah PON XXIII Tahun 2032 akan dilaksanakan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pada Mei 2026 mendatang. Ia berharap, Provinsi Banten bersama Lampung dapat lolos menjadi tuan rumah.
"Kami minta doanya, mudah-mudahan kita menjadi tuan rumah PON XXIII Tahun 2032 yang akan datang," katanya.
Ia mengatakan, Gubernur Banten Andra Soni sangat mendukung pengembangan ekosistem olahraga termasuk sepak bola.
Gubernur, menurutnya juga mengajak seluruh komponen masyarakat mendukung kegiatan olahraga seperti Kompetisi Sepak Bola Liga 4 Piala Gubernur Banten.
"Pemerintah Provinsi Banten selalu mendukung ekosistem olahraga, khususnya sepak bola," katanya.
Oleh sebab itu, Pemprov Banten melakukan rencana pengembangan ekosistem olahraga pada tahun 2026 yakni Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) di Kota Cilegon dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Kota Tangerang Selatan.
"Kita sama-sama sukseskan dua multievent olahraga di Provinsi Banten," ujarnya.
Sementara itu, Pemerintah Kota Tangerang mengusulkan empat venue untuk dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan sejumlah pertandingan cabang olahraga PON XXIII 2032 di Provinsi Banten dan Lampung.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Kaonang menyebut venue yang diusulkan adalah Climbing Sport Center Gondrong Cipondoh untuk panjat tebing, GOR Nambo Jaya dan GOR Gondrong Cipondoh masing-masing untuk futsal putra-putri, serta Stadion Benteng Reborn Kota Tangerang untuk rugbi.
Selain itu itu, sejumlah venue lainnya sedang dalam tahap visitasi seperti GOR Dimyati Tangerang sampai Lapangan Golf Modernland di Kota Tangerang.
"Kami mendukung penuh penetapan KONI Pusat dan panitia PON XXIII 2032 yang telah menunjuk Kota Tangerang berpartisipasi sebagai tuan rumah event olahraga terbesar di Tanah Air ini. Pastinya, kami akan melakukan persiapan dalam beberapa tahun ke depan untuk menyediakan fasilitas venue yang berkualitas," ujar Kaonang
Pemilihan sejumlah venue di Kota Tangerang sebagai lokasi tuan rumah event olahraga terbesar di Tanah Air bukan tanpa alasan. Selain memiliki kualitas bertaraf internasional juga memiliki akses transportasi dan sarana pendukung lainnya yang lebih mudah.
"Fasilitas yang ada di Kota Tangerang sudah sangat sesuai standar karena kerap menggelar event nasional dan Internasional. Kami siap mendukung persiapan semuanya," ujarnya.




