Palembang tuan rumah Grand Final FFNS 2026 Spring
12 tim terbaik Free Fire Indonesia bertarung di Palembang menuju FFWS SEA 2026 Vietnam

Antara
Antara
Palembang menjadi tuan rumah Grand Final Free Fire Nusantara Series 2026 Spring (FFNS) yang mempertemukan 12 tim terbaik dari seluruh Indonesia.
Turnamen yang diselenggarakan Garena ini memperebutkan gelar juara nasional sekaligus tiket menuju Free Fire World Series Southeast Asia 2026 Spring (FFWS SEA) di Vietnam.
Game Producer Garena Free Fire Indonesia, Christiandy Franciscus, menyatakan pemilihan Palembang sebagai lokasi grand final merupakan bentuk apresiasi terhadap tingginya antusiasme komunitas Free Fire di wilayah Sumatera.
“Palembang memiliki komunitas yang sangat antusias. Kami ingin membawa esports lebih dekat ke masyarakat di luar Jakarta,” ujarnya.
Turnamen ini menggunakan format Champion Rush dengan maksimal 10 ronde pertandingan. Tim yang mencapai minimal 80 poin dan meraih Booyah di ronde berikutnya akan keluar sebagai juara serta berhak atas hadiah utama Rp250 juta dari total prize pool Rp850 juta.
Selain kompetisi, ajang ini juga menampilkan unsur budaya lokal. Garena berkolaborasi dengan Sanggar Anna Kumari untuk menghadirkan seni bela diri tradisional Silat Kuntau yang diiringi musik khas Sumatera Selatan, Burda.
Panggung utama pun didesain dengan replika Jembatan Ampera sebagai ikon kota, memperkuat nuansa lokal dalam turnamen berskala nasional tersebut.
Rangkaian FFNS 2026 Spring telah berlangsung sejak Januari 2026 dengan partisipasi lebih dari 42.000 peserta dari 88 kota, menjadi rekor tertinggi sejak pertama kali digelar pada 2023.
Owner tim Vesaka, Yuli Irawan, menilai kehadiran turnamen di Palembang memberikan motivasi tambahan bagi tim lokal untuk berkembang.
Sementara itu, pemain tim Vesaka, David, menyebut dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam perjalanan kariernya di dunia esports.
Dengan penyelenggaraan ini, Palembang diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan esports nasional serta melahirkan talenta muda yang mampu bersaing di tingkat internasional.




