Sambut agenda 2026, pengelola cek kesiapan lintasan Sirkuit Mandalika

Direktur Utama MGPA Priandi Satria saat mengecek kondisi lintasan Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat di Lombok Tengah, Sabtu (10/01/2026). (ANTARA/Akhyar Rosidi)
Direktur Utama MGPA Priandi Satria saat mengecek kondisi lintasan Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat di Lombok Tengah, Sabtu (10/01/2026). (ANTARA/Akhyar Rosidi)
Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menginspeksi lintasan di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk memastikan seluruh fasilitas sirkuit dalam kondisi optimal, sesuai dengan standar keselamatan dan operasional jelang agenda-agenda tahun 2026.
Direktur Utama MGPA Priandhi Satria di Lombok Tengah, Sabtu, mengatakan pengecekan ini merupakan bentuk keseriusan MGPA dalam melakukan pengawasan langsung terhadap seluruh aspek teknis, operasional dan keamanan sirkuit.
"Pelaksanaan track inspection bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh infrastruktur, baik lintasan balap maupun fasilitas pendukung, tetap berada dalam kondisi prima dan berfungsi sesuai peruntukannya," kata Priandhi.
Dia melanjutkan, kegiatan itu penting untuk menjamin keselamatan pengguna lintasan sekaligus memastikan kualitas pelayanan kepada pelanggan dan seluruh pihak yang memanfaatkan Pertamina Mandalika International Circuit.
"Pengecekan dilakukan secara menyeluruh dengan meninjau setiap elemen sirkuit, mulai dari area lintasan hingga fasilitas operasional yang menunjang kelancaran aktivitas balap dan nonbalap," tutur dia,
Pada pengecekan itu, tim MGPA melakukan pemeriksaan terhadap kebersihan lintasan balap untuk memastikan permukaan aspal tetap optimal dan memenuhi standar keselamatan.
Selain lintasan utama, area runoff asphalt turut diperiksa guna memastikan bebas dari material yang berpotensi mengganggu keselamatan.
Elemen keselamatan lainnya seperti tyre barrier, gravel runoff, dan grass runoff juga menjadi fokus perhatian. Setiap elemen tersebut diperiksa kondisi dan fungsinya agar dapat bekerja secara maksimal dalam meredam risiko apabila terjadi insiden di lintasan.
Inspeksi tersebut juga mencakup evaluasi terhadap sistem teknologi balap, antara lain perangkat race electronic, LED flag, dan gantry.
"Seluruh perangkat ini memiliki peran vital dalam mendukung keselamatan, pengaturan balap, serta kelancaran komunikasi di lintasan, sehingga harus dipastikan dalam kondisi siap pakai setiap saat," kata Priandhi.
Selain lintasan dan sistem balap, MGPA juga melakukan peninjauan terhadap area pitlane, pit building, garasi, PGO (Paddock General Office), serta Teams Office.
Aspek kebersihan, kerapian, serta fungsi bangunan menjadi perhatian utama agar aktivitas tim, pembalap, dan penyelenggara dapat berlangsung dengan baik.
"Akses dan fasilitas pendukung lainnya seperti paddock access, gate access, serta utilitas sirkuit turut diperiksa guna memastikan kelancaran mobilitas dan operasional di seluruh kawasan sirkuit," ujar Priandhi.
Tidak hanya berfokus pada aspek fisik, inspeksi mencakup pula peninjauan prosedur operasi standar (SOP).
MGPA memastikan eluruh prosedur kerja dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku, baik dalam operasional harian maupun dalam mendukung kesiapan menghadapi berbagai aktivitas dan agenda di sirkuit.
"Peninjauan SOP ini menjadi bagian penting untuk menjaga konsistensi pengelolaan sirkuit, meningkatkan kesiapsiagaan sumber daya manusia, serta memastikan standar keselamatan diterapkan secara disiplin," kata Priandhi.




