Top
Begin typing your search above and press return to search.

7 Ibadah sunnah yang dapat dilakukan pada malam Ramadan

7 ibadah sunnah yang dapat dilakukan pada malam Ramadan, dari salat Tarawih hingga dzikir. Lengkap dengan tips beribadah agar nyaman dan fokus di malam hari.

7 Ibadah sunnah yang dapat dilakukan pada malam Ramadan
X

Ilustrasi ibadah sunnah. (Sumber: Istimewa)

Memasuki Ramadan 2026, umat muslim di seluruh dunia kembali diseru untuk menghidupkan malam-malam penuh berkah dengan berbagai ibadah sunnah yang dianjurkan sejak dini. Ibadah sunnah Ramadan khususnya pada malam hari menjadi peluang untuk meraih pahala besar dan memperdalam kualitas hubungan kita dengan Allah SWT.

1. Tarawih

Salah satu amalan malam yang paling dikenal adalah salat Tarawih. Ini adalah salat sunnah yang dilakukan setelah salat Isya sepanjang bulan Ramadan, termasuk di awal Ramadan. Meskipun bukan wajib, Tarawih memiliki keutamaan signifikan untuk menghidupkan malam Ramadan dengan doa dan bacaan Al-Qur’an.

Keutamaan Tarawih termasuk pengampunan dosa bagi yang melaksanakannya dengan keyakinan (iman) dan harapan pahala (ihtisab). Dengan menjadikannya rutinitas di awal bulan, banyak Muslim memulai Ramadan dengan semangat ibadah yang tinggi.

2. Tahajud

Setelah Tarawih, ibadah sunnah malam yang sangat dianjurkan adalah salat Tahajud. Tahajud dikerjakan pada sepertiga malam terakhir setelah tidur terlebih dahulu.

Salat Tahajud sering dikaitkan dengan waktu mustajab untuk berdoa dan bermunajat. Di awal Ramadan, membiasakan diri bangun malam untuk Tahajud dapat menjadi latihan yang baik, sekaligus membangun kedekatan dengan Allah SWT.

Agar ibadah Tahajud berjalan lebih khusyuk, banyak orang menyiapkan suasana kamar yang mendukung, termasuk pencahayaan lembut dari lampu tidur atau lampu baca agar tetap fokus tanpa mengganggu ketenangan malam.

3. Witir

Salat Witir merupakan salat sunnah yang biasanya dikerjakan sebagai penutup rangkaian salat malam, baik setelah Tarawih maupun setelah Tahajud. Witir memiliki keutamaan tersendiri karena Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk tidak meninggalkan salat ini.

Sebagai penutup ibadah malam, Witir sering dijadikan momen bermuasabah dan doa terakhir sebelum beristirahat atau menyambut waktu sahur. Konsisten melakukan Witir sejak awal Ramadan membantu menjaga kesinambungan ibadah malam dan melatih disiplin sepanjang bulan puasa.

4. Perbanyak Dzikir dan Istighfar

Selain salat sunnah, memperbanyak zikir dan istighfar menjadi amalan malam yang sangat dianjurkan di awal Ramadan. Dzikir dapat dilakukan kapan saja, baik setelah Tarawih, di sela-sela malam, maupun sebelum tidur. Amalan ini berfungsi sebagai pengingat hati dan sarana membersihkan diri dari kelalaian.

Untuk menjaga disiplin dalam berdzikir, sebagian orang memanfaatkan tasbih digital sebagai alat bantu menghitung bacaan. Kehadiran alat ini memudahkan fokus pada makna zikir tanpa harus khawatir kehilangan hitungan, terutama saat berzikir dalam kondisi mengantuk di malam hari.

5. Perbanyak doa

Malam Ramadan juga merupakan waktu yang sangat baik untuk memperbanyak doa, terutama di awal bulan ketika semangat ibadah masih tinggi. Doa dapat dipanjatkan setelah salat, di sela Tahajud, atau sebelum Witir sebagai bentuk permohonan ampunan, rezeki, maupun meminta untuk diberikan kekuatan menjalani puasa.

Doa di malam hari memiliki nilai kekhusyukan tersendiri karena dilakukan dalam suasana yang lebih tenang dan minim gangguan. Banyak umat muslim memanfaatkan momen ini untuk berdoa secara intim dan reflektif, menjadikan malam Ramadan sebagai ruang dialog yang mendalam.

6. Membaca Al-Qur’an

Membaca Al-Qur’an menjadi salah satu ibadah sunnah malam hari yang sangat dianjurkan di awal Ramadan. Bulan Ramadan sendiri dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an, sehingga memperbanyak tilawah sejak malam-malam pertama menjadi bentuk penyambutan yang bernilai.

Tilawah Al-Qur’an pada malam hari umumnya dilakukan setelah Tarawih atau di sela-sela waktu sebelum Tahajud. Suasana malam yang lebih tenang membantu konsentrasi dalam membaca dan mentadabburi ayat-ayat Al-Qur’an tanpa gangguan. Banyak umat muslim memulai kebiasaan membaca beberapa halaman atau satu juz per malam agar target khatam selama Ramadan dapat tercapai.

Untuk menunjang kenyamanan membaca Al-Qur’an di malam hari, pencahayaan yang cukup namun tidak menyilaukan sangat dibutuhkan. Penggunaan lampu baca atau lampu tidur dengan cahaya lembut dapat membantu menjaga fokus mata, terutama saat membaca dalam waktu yang cukup lama. Selain itu, menjaga kondisi tubuh tetap segar dengan asupan air mineral juga penting agar tidak mudah lelah atau mengantuk saat tilawah.

7. Menjaga kesehatan fisik sebagai pendukung Ibadah

Menyadari bahwa ibadah malam terkadang membutuhkan fisik yang fit, umat Islam dianjurkan untuk menjaga kesehatan tubuh mereka. Menjaga asupan cairan di waktu sahur dan setelah berbuka sangat penting, terutama di awal Ramadan ketika tubuh menyesuaikan dengan ritme puasa. Air mineral yang cukup membantu menjaga hidrasi dan dapat membuat tubuh lebih siap untuk bangun malam tanpa kelelahan berlebihan. Menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh ialah salah satu bentuk ibadah, sebagaimana ketika melakukan gaya hidup sehat.

Mempertahankan keseimbangan ibadah dengan kesehatan

Memaksimalkan ibadah malam hari tentu suatu hal yang baik, namun keseimbangan dengan istirahat berkualitas sangat penting. Bangun untuk Tahajud dan qiyamul lail lebih efektif jika tubuh mendapatkan cukup istirahat di awal malam. Lampu tidur dengan intensitas cahaya yang redup dapat membantu proses tidur yang lebih cepat, sehingga energi tetap terjaga untuk ibadah larut malam.

Pada Ramadan 2026, melaksanakan ibadah sunnah malam hari seperti Tarawih, Tahajud, Witr, dzikir dan doa merupakan bentuk nyata ibadah sunnah Ramadan. Dengan memanfaatkan pencahayaan yang nyaman lewat lampu tidur atau lampu baca, menghitung dzikir secara praktis dengan tasbih digital, serta menjaga hidrasi melalui air mineral, umat muslim dapat menjalankan ibadah malam dengan lebih fokus, nyaman, dan konsisten.

Sumber : Elshinta.Com

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire