Cara amankan peralatan elektronik dari petir saat mudik
Persiapan sederhana ini akan memberikan rasa tenang selama perjalanan, karena kondisi rumah sudah dipastikan aman dari gangguan listrik.

Cara amankan peralatan elektronik dari petir saat mudik (Sumber: AI generate image)
Cara amankan peralatan elektronik dari petir saat mudik (Sumber: AI generate image)
Mudik Lebaran sering membuat rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong selama beberapa hari. Selain memastikan keamanan dari risiko pencurian, penting juga memperhatikan kondisi instalasi listrik dan peralatan elektronik di rumah. Salah satu ancaman yang sering diabaikan adalah kerusakan akibat sambaran petir atau lonjakan tegangan listrik.
Saat hujan deras atau badai, jaringan listrik bisa mengalami perubahan tegangan secara tiba-tiba. Jika perangkat elektronik masih terhubung dengan listrik, kondisi ini dapat merusak komponen di dalamnya. Oleh karena itu, melakukan langkah pencegahan sebelum mudik menjadi hal yang sangat penting agar rumah tetap aman selama ditinggal.
Mengapa lonjakan listrik berbahaya bagi perangkat elektronik?
Sambaran petir di sekitar jaringan listrik dapat menyebabkan lonjakan arus yang jauh lebih tinggi dari kapasitas normal. Tegangan yang tidak stabil ini bisa merusak perangkat seperti televisi, kulkas, modem, komputer, hingga AC.
Selain merusak alat, lonjakan listrik juga berpotensi menimbulkan panas berlebih pada kabel atau stop kontak yang dalam kondisi kurang baik. Jika dibiarkan, hal ini dapat meningkatkan risiko korsleting.
Cabut semua perangkat yang tidak digunakan
Langkah paling efektif untuk melindungi peralatan elektronik adalah mencabut kabelnya langsung dari stop kontak. Perangkat seperti televisi, modem WiFi, komputer, charger, dispenser, dan perangkat hiburan lainnya sebaiknya dilepas sebelum rumah ditinggalkan.
Mematikan perangkat saja tidak cukup, karena arus listrik tetap mengalir selama kabel masih terhubung dengan sumber listrik.
Gunakan stabilizer atau surge protector
Untuk perangkat yang harus tetap menyala, seperti kulkas atau sistem keamanan, penggunaan stabilizer atau surge protector sangat disarankan. Alat ini berfungsi menstabilkan tegangan listrik dan melindungi perangkat dari lonjakan arus yang tiba-tiba.
Perlindungan tambahan ini sangat membantu, terutama jika rumah berada di area yang sering mengalami gangguan listrik saat hujan.
Periksa kondisi kabel dan stop kontak
Sebelum berangkat mudik, lakukan pengecekan pada instalasi listrik di rumah. Pastikan tidak ada kabel yang terkelupas, sambungan yang longgar, atau stop kontak yang sudah rusak.
Kondisi instalasi yang tidak baik dapat memperbesar risiko korsleting ketika terjadi lonjakan listrik. Jika ditemukan kerusakan, sebaiknya segera diperbaiki agar lebih aman.
Matikan MCB pada area yang tidak digunakan
Jika memungkinkan, matikan MCB untuk ruangan yang tidak memerlukan listrik. Cara ini membantu memutus aliran listrik pada jalur tertentu sehingga risiko gangguan listrik dapat diminimalkan.
Namun, pastikan jalur listrik untuk perangkat penting seperti kulkas tetap aktif jika masih digunakan.
Amankan perangkat internet dan sistem keamanan
Perangkat seperti modem, router, dan CCTV juga rentan terhadap lonjakan listrik. Jika tidak diperlukan selama mudik, sebaiknya cabut dari sumber listrik.
Jika sistem keamanan harus tetap aktif, gunakan pelindung arus agar perangkat tetap berfungsi dengan aman selama rumah kosong.
Lakukan pengecekan terakhir dengan teliti dan tidak terburu-buru
Sebelum benar-benar meninggalkan rumah, lakukan pengecekan menyeluruh di setiap ruangan. Pastikan semua perangkat yang tidak digunakan sudah dicabut dan jalur listrik dalam kondisi aman.
Proses ini sebaiknya dilakukan dengan tenang agar tidak ada yang terlewat. Banyak orang menyiapkan air minum selama persiapan agar tetap segar dan fokus saat memeriksa seluruh bagian rumah, terutama jika harus mengecek banyak perangkat sekaligus.
Mengamankan peralatan elektronik dari risiko petir merupakan langkah penting sebelum mudik. Dengan mencabut perangkat, memeriksa instalasi listrik, serta menggunakan pelindung tambahan jika diperlukan, berbagai risiko kerusakan dapat dicegah.




