Top
Begin typing your search above and press return to search.

Doa-doa penting yang dianjurkan selama Ramadan

Doa-doa penting yang dianjurkan selama Ramadan meliputi niat puasa, doa berbuka, doa memohon ampunan, hingga doa Lailatul Qadar.

Doa-doa penting yang dianjurkan selama Ramadan
X

Ilustrasi. (Sumber: AI Generated Image)

Doa-doa penting yang dianjurkan selama Ramadan merupakan bagian dari amalan ditekankan dalam beberapa pandangan serta berdasarkan Nabi Muhammad SAW. Ramadan berlangsung selama 1 bulan penuh, dan selama waktu ini umat Islam dianjurkan memperbanyak doa pada waktu-waktu tertentu seperti malam hari, saat berbuka puasa, hingga sepuluh malam terakhir Ramadan. Berbagai doa yang diamalkan memiliki konteks berbeda, mulai dari niat menjalankan puasa, doa berbuka, hingga doa khusus untuk memohon ampunan dan keberkahan di bulan suci.

Dalam sejumlah riwayat hadis disebutkan bahwa doa orang yang berpuasa termasuk doa yang tidak ditolak, terutama saat berbuka puasa (HR. Ibnu Majah).

Doa niat puasa Ramadan sebelum fajar

Niat merupakan syarat sah puasa menurut mayoritas ulama, dan harus dilakukan sebelum masuk waktu Subuh. Dalam hadis disebutkan bahwa orang yang tidak berniat puasa sebelum fajar maka puasanya tidak sah (HR. Abu Dawud).

Lafaz niat puasa Ramadan yang umum dibaca:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هٰذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāna hadzihis sanati lillāhi ta‘ālā.

Artinya:

“Aku berniat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa Ramadan tahun ini karena Allah Ta‘ala.”

Doa berbuka puasa yang diajarkan Nabi

Saat berbuka puasa, umat Islam dianjurkan membaca doa karena waktu tersebut termasuk waktu mustajab untuk berdoa. Dalam riwayat hadis, Rasulullah SAW membaca doa setelah berbuka.

Doa berbuka puasa dari hadis Abu Dawud:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Latin:

Dzahabazh-zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.

Artinya:

“Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan insya Allah.”

Doa lain yang sering dibaca saat berbuka adalah:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Latin:

Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu.

Artinya:

“Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”

Doa memohon ampunan selama Ramadan

Salah satu tujuan utama Ramadan adalah memperoleh ampunan dari Allah. Karena itu, banyak doa yang dianjurkan untuk dibaca dalam berbagai kesempatan selama bulan puasa.

Doa memohon ampunan yang sering dibaca:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي كُلَّهُ دِقَّهُ وَجِلَّهُ

Latin:

Allahummaghfir li dzanbi kullahu diqqahu wa jillahu.

Artinya:

“Ya Allah, ampunilah seluruh dosaku, baik yang kecil maupun yang besar.”

Doa lain yang disebut dalam Al-Qur’an adalah:

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Latin:

Qâlâ rabbanâ dhalamnâ anfusana wa il lam taghfir lanâ wa tar-ḫamnâ lanakûnanna minal-khâsirîn

Artinya:

“Wahai Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang yang merugi.”

Doa ketika sahur dan waktu sepertiga malam

Waktu sahur biasanya berada pada sepertiga malam terakhir, yakni beberapa jam sebelum azan Subuh. Dalam hadis disebutkan bahwa pada waktu tersebut Allah membuka kesempatan bagi hamba-Nya untuk berdoa dan memohon ampunan (HR. Bukhari dan Muslim).

Walaupun tidak ada doa khusus yang diwajibkan saat sahur, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa seperti berikut:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ رَحْمَتَكَ

Latin:

Allahumma inni as’aluka rahmataka.

Artinya:

“Ya Allah, aku memohon rahmat-Mu.”

Doa ketika berpuasa sepanjang hari

Selama menjalankan puasa, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa karena orang yang berpuasa berada dalam keadaan ibadah sepanjang hari.

Salah satu doa yang sering dibaca adalah:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ

Latin:

Allahumma inni as’alukal jannah.

Artinya:

“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu surga.”

Doa lain yang sering diamalkan dan di ianjurkan membacanya 7 kali setelah shalat Subuh dan Maghrib,:

اللَّهُمَّ أَجِرْنِي مِنَ النَّارِ

Latin:

Allahumma ajirni minannar

Artinya:

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari api neraka.”

Doa Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir Ramadan

Sepuluh malam terakhir Ramadan memiliki kedudukan penting karena diyakini terdapat Lailatul Qadar, malam yang disebut dalam Al-Qur’an lebih baik dari seribu bulan. Malam ini biasanya dicari pada malam-malam ganjil seperti 21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadan.

Nabi Muhammad SAW mengajarkan doa khusus kepada Aisyah RA untuk dibaca pada malam tersebut:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Latin:

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa‘fu ‘anni.

Artinya:

“Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”

Doa ini menjadi salah satu doa yang paling sering dibaca umat Islam selama sepuluh malam terakhir Ramadan karena berkaitan langsung dengan pencarian malam Lailatul Qadar.

Doa setelah berbuka atau setelah makan

Setelah makan, termasuk setelah berbuka puasa, umat Islam juga dianjurkan membaca doa sebagai bentuk rasa syukur.

Doa setelah makan:

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا

Latin:

Alhamdulillahil ladzi ath’amana wa saqana.

Artinya:

“Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum.”

Doa ini menjadi bentuk syukur atas rezeki setelah seharian menahan lapar dan haus.

Dengan memahami dan mengamalkan doa-doa penting yang dianjurkan selama Ramadan ini, pada waktu-waktu yang dianjurkan, umat Islam dapat memanfaatkan bulan suci secara lebih maksimal sebagai upaya memperkuat ibadah, memperbanyak dzikir, serta memohon rahmat dan ampunan dari Allah.

Sumber : Elshinta.Com

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire