Top
Begin typing your search above and press return to search.

Hal-hal yang membatalkan puasa dan yang tidak disadari

Temukan hal yang membatalkan puasa beserta hal-hal yang sering tidak disadari. Panduan lengkap Ramadan 2026 agar puasa tetap sah, berkah, dan sesuai syariat.

Hal-hal yang membatalkan puasa dan yang tidak disadari
X

Hal-hal yang membatalkan puasa dan yang tidak disadari di bulan Ramadan (Sumber:Istimewa)

Mengetahui hal yang membatalkan puasa sangat penting agar ibadah puasa tetap sah dan maksimal. Banyak orang mengira puasa hanya soal menahan lapar dan haus, namun sebenarnya ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari bisa membatalkan puasa.

Mulai dari tindakan yang tampak sepele hingga konsumsi obat atau vitamin tertentu, dengan memahami hal-hal ini. Puasa akan menjadi lebih bermakna, aman dan sesuai syariat terutama di bulan Ramadan 2026.

1. Makan dan minum dengan sengaja

Hal paling jelas yang membatalkan puasa adalah makan atau minum dengan sengaja. Ini termasuk air putih, camilan ringan, teh, kopi, dan minuman lainnya. Jika makanan atau minuman tertelan tanpa sengaja, puasa tetap sah, namun jika dilakukan dengan sadar, puasa menjadi batal.

Dalam kondisi seperti ini, yang perlu dilakukan hanyalah segera menyadari kesalahan dan kembali menahan diri sampai waktu berbuka tiba. Ayat Al-Qur’an menjelaskan dengan tegas mengenai aturan puasa:

“Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam fajar, kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam.” (QS. Al-Baqarah [2]: 187)

Ayat ini menegaskan pentingnya menahan diri dari makan dan minum dari terbit fajar hingga maghrib.

2. Muntah yang disengaja

Selain makan dan minum, muntah yang dilakukan dengan sengaja juga termasuk hal yang membatalkan puasa. Apabila muntah terjadi secara tidak sengaja, puasa tetap sah dan tidak perlu diganti.

Contoh sehari-hari bisa ditemui saat seseorang mabuk perjalanan. Muntah yang terjadi secara spontan akibat mabuk tetap tidak membatalkan puasa, tetapi jika seseorang menelan muntahnya atau sengaja memicu muntah, puasa batal.

Penting bagi pembaca untuk memperhatikan kondisi tubuh dan tidak memaksakan diri menahan muntah berlebihan yang dapat membahayakan kesehatan.

3. Haid, Nifas, atau Keguguran

Bagi wanita, datang bulan (haid), nifas, atau kondisi keguguran jelas membatalkan puasa. Hal ini merupakan kejadian alami yang tidak bisa dihindari. Wanita diwajibkan mengganti puasa yang batal pada hari lain setelah Ramadan.

Mengetahui kalender menstruasi dapat membantu perencanaan puasa agar tidak tertinggal dan tetap menjalankan ibadah dengan lancar.

Kehilangan Kesadaran atau Pingsan

Kehilangan kesadaran, baik karena sakit berat, dehidrasi ekstrem, atau kondisi lainnya, dianggap membatalkan puasa.

Puasa menuntut kesadaran dan niat, sehingga saat seseorang tidak sadar, ibadahnya tidak sah. Oleh karena itu, menjaga kondisi fisik sebelum puasa sangat penting agar puasa bisa dijalankan dengan aman.

4. Hal-hal yang sering tidak disadari

Ada beberapa hal yang kadang orang tidak menyadari bisa membatalkan puasa. Misalnya, memasukkan benda atau zat ke tubuh melalui hidung atau telinga, menghirup zat yang mengandung kalori atau nutrisi seperti suntik vitamin tertentu, atau mengonsumsi obat oral yang mengandung gizi saat puasa.

Untuk menghindari hal ini, periksa selalu bahan obat suplemen dan vitamin sebelum diminum. Jika memungkinkan konsumsi setelah berbuka atau sebelum sahur digunakan dengan metode non-nutritif bila harus diberikan saat puasa.

5. Hal yang tidak membatalkan puasa

Beberapa hal yang sering disalahartikan oleh orang banyak ternyata tidak membatalkan puasa. Menelan ludah atau air liur, menggunakan kosmetik, deodoran, atau obat luar, serta capek, marah, atau emosi tidak membatalkan puasa. Mengetahui hal ini penting agar tidak menimbulkan kekhawatiran berlebihan saat menjalankan puasa.

6. Hikmah dan spiritualitas

Memahami hal yang membatalkan puasa sangat penting agar ibadah Ramadan tetap sah, nyaman, dan berkah. Selain hal yang jelas seperti makan, minum, muntah sengaja, atau haid/nifas, ada juga hal-hal yang sering tidak disadari, termasuk obat atau zat yang masuk ke tubuh.

Dengan mengetahui hal-hal yang membatalkan puasa, seseorang dapat menguatkan niat dan kesadaran spiritual selama Ramadan. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan dosa, maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya.” (HR. Bukhari & Muslim)

Hadis ini menegaskan bahwa puasa adalah ibadah menyeluruh seperti fisik dan hati harus selaras, sehingga puasa tidak hanya menjadi ritual fisik tapi juga latihan spiritual.

Agar puasa tetap sah dan lancar, buat daftar hal-hal yang membatalkan puasa versus yang tidak membatalkan puasa. Periksa setiap obat, vitamin, dan suplemen sebelum dikonsumsi.

Bagi wanita bisa mencatat kalender haid agar puasa yang batal dapat diganti dengan tepat. Anak-anak juga bisa diajarkan puasa sejak dini dengan aturan sederhana agar mereka memahami niat dan kewajiban berpuasa.

Sumber : Elshinta.Com

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire