Kesalahan umum saat menjalani puasa Ramadan yang perlu dihindari
Cek kesalahan umum saat menjalani puasa Ramadan yang perlu dihindari. Tips sahur, hidrasi, dan vitamin agar tetap bugar

Kesalahan umum saat menjalani puasa Ramadan yang perlu dihindari (Sumber:Istimewa)
Kesalahan umum saat menjalani puasa Ramadan yang perlu dihindari (Sumber:Istimewa)
Kesalahan umum saat menjalani puasa Ramadan yang perlu dihindari sering kali menjadi penghambat bagi seseorang untuk mendapatkan manfaat kesehatan maksimal dari ibadah ini. Ramadan adalah momen spiritual yang sangat penting bagi umat Muslim, namun seringkali pola hidup yang salah justru membuat tubuh terasa lemas dan produktivitas menurun.
Menahan lapar dan haus sejak subuh hingga magrib seharusnya menjadi proses detoksifikasi alami bagi tubuh, namun tanpa pemahaman yang benar, puasa justru bisa memicu gangguan kesehatan. Memahami strategi nutrisi dan manajemen aktivitas adalah kunci agar stamina tetap bugar sepanjang hari di tahun 2026 ini.
1. Melewatkan sahur atau menu yang kurang tepat
Banyak orang melakukan kesalahan dengan melewatkan sahur demi waktu tidur tambahan atau hanya makan seadanya. Padahal, sahur adalah kunci energi untuk menjalani puasa selama belasan jam.
Melewatkan sahur dapat menyebabkan penurunan konsentrasi, cepat lelah, dan lemas di siang hari. Tubuh memerlukan asupan karbohidrat kompleks seperti oatmeal, protein seperti telur, dan serat dari sayuran agar energi dilepaskan secara perlahan.
Agar tubuh tetap segar saat beraktivitas, Kamu bisa menambahkan asupan vitamin multivitamin khusus puasa untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh sepanjang hari.
2. Berbuka dengan makanan Manis dan gorengan
Kebiasaan langsung menyantap makanan manis atau gorengan saat beduk magrib adalah salah satu poin utama dalam kesalahan umum saat menjalani puasa Ramadan yang perlu dihindari.
Konsumsi gula tinggi secara mendadak menyebabkan kadar gula darah naik drastis lalu turun dengan cepat, yang mengakibatkan rasa kantuk luar biasa dan perut kembung.
Setelah jeda beberapa saat, pilihlah menu berbuka yang seimbang dengan kandungan protein dan karbohidrat sehat agar metabolisme tubuh kembali pulih secara bertahap tanpa menimbulkan rasa "begah" yang tidak nyaman. Masak menu berbuka lebih sehat tanpa minyak berlebih dengan Digital Air Fryer. Hasil renyah, kolesterol tetap terjaga.
3. Dehidrasi akibat pola minum yang Kurang
Dehidrasi adalah masalah paling umum selama Ramadan yang sering kali diabaikan. Kesalahan yang sering terjadi adalah tidak cukup minum atau justru minum air dalam jumlah berlebihan sekaligus saat berbuka, yang membuat perut kembung.
Selain air putih, memilih minuman ion sangat disarankan untuk membantu tubuh menjaga keseimbangan elektrolit yang hilang selama berpuasa.
Minuman ion membantu cairan terserap lebih baik ke dalam sel tubuh, sehingga kamu tidak mudah merasa haus atau pening saat terpapar cuaca panas di siang hari selama menjalankan rutinitas di tahun 2026.
4. Olahraga berlebihan di waktu yang salah
Beberapa orang tetap memaksakan olahraga dengan intensitas tinggi di siang hari saat perut kosong, yang merupakan bagian dari kesalahan umum saat menjalani puasa Ramadan yang perlu dihindari.
Hal ini berisiko membuat tubuh drop atau rentan terhadap serangan penyakit karena kelelahan ekstrem. Sebaiknya, lakukan olahraga ringan seperti berjalan santai, peregangan, atau yoga sederhana.
Waktu terbaik adalah sekitar 30 menit sebelum berbuka atau satu jam setelah berbuka puasa. Dengan pemilihan waktu yang tepat, tubuh akan tetap aktif dan metabolisme terjaga tanpa harus mengorbankan stamina yang dibutuhkan untuk beribadah di malam hari.
5. Mengabaikan kualitas tidur
Kurang tidur akibat jadwal ibadah malam dan sahur sering kali mengganggu metabolisme dan membuat energi cepat habis.
Selain menjaga durasi tidur, banyak orang mengabaikan pentingnya nutrisi tambahan melalui suplemen. Puasa bukan sekadar menahan lapar, tetapi juga memastikan sel tubuh tetap mendapatkan mineral penting.
Produk-produk ini bertindak sebagai jaring pengaman nutrisi, memastikan bahwa meskipun pola makan berubah, tubuh kamu tetap memiliki asupan mikronutrien yang cukup untuk menangkal radikal bebas dan kelelahan kronis.
Jangan biarkan stamina drop saat puasa, lengkapi nutrisi harian kamu dengan Paket Suplemen Imun Ramadan. Energi terjaga, ibadah makin lancar. Dapatkan di apotek terdekat.
Kombinasi antara pilihan makanan yang tepat, hidrasi yang cukup melalui minuman ion, serta dukungan vitamin akan membuat puasa kamu terasa lebih ringan dan bermakna.




