Tips merawat tanaman hias agar tetap hidup saat mudik
Tips merawat tanaman hias agar tetap hidup saat mudik. Pelajari cara pemangkasan, irigasi, dan trik tanaman tetap sehat meski ditinggal beberapa hari.

Tips merawat tanaman hias agar tetap hidup saat mudik (Sumber:freepik.com)
Tips merawat tanaman hias agar tetap hidup saat mudik (Sumber:freepik.com)
Merawat tanaman hias sebelum mudik sering menjadi dilema bagi banyak penghobi tanaman. Tanaman yang dibiarkan begitu saja berisiko layu, kering, atau mati karena tidak disiram dengan rutin. Agar pulang kampung tetap tenang dan tanaman tetap sehat, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan sebelum dan selama perjalanan.
Dengan persiapan tepat, kamu bisa memastikan tanaman hias tetap hidup, rindang, dan siap menyambutmu saat kembali dari mudik.
Pilih lokasi aman dan terang
Langkah pertama adalah menempatkan tanaman di lokasi yang cukup cahaya, tapi tidak langsung terkena sinar matahari terik. Tanaman hias seperti monstera, calathea, atau tanaman daun lebar lainnya akan tetap segar jika mendapat cahaya tersebar, misalnya dekat jendela dengan tirai tipis.
Hindari menaruh tanaman dekat AC atau ventilasi yang terlalu kencang karena bisa membuat daun cepat kering. Dengan lokasi yang tepat, tanaman tidak stres selama beberapa hari tanpa pengawasan.
Atur penyiraman sebelum berangkat
Sebelum meninggalkan rumah, siram tanaman dengan cukup, tetapi jangan berlebihan. Terlalu banyak air bisa membuat akar busuk, sementara terlalu sedikit akan membuat tanaman layu.
Tipsnya: siram hingga tanah lembap merata, tapi pastikan air tidak menggenang di pot. Untuk tanaman kecil, bisa menaruh piring atau nampan di bawah pot agar sisa air tetap tersedia secara perlahan.
Sama seperti tubuh manusia membutuhkan hidrasi optimal agar tetap sehat, tanaman juga memerlukan air secukupnya agar tetap segar selama pemiliknya pergi.
Gunakan sistem irigasi sederhana
Jika mudik lebih dari 3 hari, sistem irigasi sederhana bisa menjadi penyelamat. Misalnya, menggunakan botol bekas diisi air yang ditusuk lubang kecil di tutupnya, lalu dicolokkan ke tanah pot.
Air akan menetes perlahan sehingga tanaman tetap terhidrasi. Alternatif lain adalah membeli gel atau spikes penyiram otomatis yang dijual di toko tanaman. Dengan cara ini, tanaman tidak kekurangan air dan tetap tumbuh sehat.
Pangkas daun dan cabang yang tidak perlu
Sebelum mudik, periksa tanaman dan pangkas daun atau cabang yang sudah layu, kering, atau rusak. Pemangkasan membantu tanaman menghemat energi dan fokus pada bagian yang sehat.
Selain itu, mengurangi jumlah daun besar juga menurunkan kebutuhan air selama beberapa hari. Tanaman yang dirawat dengan pemangkasan ringan akan kembali segar saat pemiliknya pulang.
Periksa media tanah dan drainase
Pastikan tanah pot cukup subur dan memiliki drainase yang baik. Media tanah yang longgar dan kaya nutrisi akan menyimpan air lebih lama dan memberikan akses oksigen untuk akar.
Jangan lupa cek lubang drainase di pot air yang menggenang akan membuat akar membusuk dan tanaman bisa mati. Media tanah yang tepat adalah kunci agar tanaman tetap hidup meski ditinggal beberapa hari.
Minta bantuan tetangga atau teman
Jika durasi mudik cukup lama, jangan ragu meminta tetangga atau teman untuk menyiram tanaman secara berkala. Beri petunjuk jelas tentang jumlah air dan frekuensi penyiraman. Bantuan orang lain akan membuat tanaman lebih aman, terutama untuk jenis tanaman yang lebih sensitif atau membutuhkan perawatan khusus.
Sama seperti manusia membutuhkan asupan vitamin untuk tetap fit saat bepergian jauh, tanaman juga butuh perhatian ekstra agar tetap tumbuh sehat. Dengan air, cahaya, dan nutrisi yang cukup, tanaman hias akan tetap tampil indah dan segar meski pemiliknya mudik jauh.
Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, tanaman hias kamu akan tetap sehat, daun tetap hijau, dan bunga tidak layu. Persiapan yang matang sebelum mudik akan membuat kepulanganmu lebih menyenangkan karena rumah tetap hijau dan asri. Selamat mudik, dan pastikan tanaman kesayangan tetap hidup, rimbun, dan siap menyambutmu di rumah.




