Top
Begin typing your search above and press return to search.

Vitamin yang wajib dikonsumsi agar tidak lemas saat puasa

Vitamin yang wajib dikonsumsi saat puasa agar tidak lemas, tetap bertenaga, dan daya tahan tubuh terjaga sepanjang Ramadan.

Vitamin yang wajib dikonsumsi agar tidak lemas saat puasa
X

Rasa lemas saat puasa adalah keluhan yang paling sering dialami, terutama pada minggu-minggu awal Ramadan. Perubahan jam makan, pola tidur, serta berkurangnya asupan cairan membuat tubuh perlu beradaptasi.

Jika kebutuhan nutrisi, khususnya vitamin, tidak terpenuhi dengan baik, tubuh akan lebih cepat kehilangan energi, sulit fokus, dan mudah mengantuk. Oleh karena itu, memahami vitamin apa saja yang dibutuhkan selama puasa menjadi langkah penting agar aktivitas harian tetap berjalan lancar.

Vitamin B kompleks untuk produksi Energi

Vitamin B kompleks berperan besar dalam mengubah makanan menjadi energi. Tanpa asupan vitamin B yang cukup, tubuh akan terasa cepat lelah meskipun sudah sahur. Vitamin ini juga membantu menjaga fungsi saraf dan konsentrasi, sehingga sangat penting bagi yang tetap bekerja atau belajar saat puasa.

Sumber alami vitamin B kompleks dapat ditemukan pada telur, daging, ikan, kacang-kacangan, dan sayuran hijau. Jika pola makan kurang seimbang, suplemen vitamin B kompleks dapat digunakan sebagai pendukung.

Vitamin C untuk menjaga daya tahan tubuh

Selama puasa, daya tahan tubuh harus dijaga agar tidak mudah sakit. Vitamin C membantu meningkatkan sistem imun dan melindungi tubuh dari infeksi. Kekurangan vitamin C dapat membuat tubuh terasa lemah dan mudah terserang flu.

Buah-buahan seperti jeruk, jambu biji, kiwi, dan pepaya merupakan sumber vitamin C yang baik untuk dikonsumsi saat sahur maupun berbuka. Suplemen vitamin C juga bisa menjadi pilihan praktis untuk memenuhi kebutuhan harian.

Vitamin D untuk kekuatan otot dan tulang

Vitamin D sering terabaikan saat puasa karena berkurangnya aktivitas di luar ruangan. Padahal, vitamin ini berperan penting dalam menjaga kesehatan otot dan tulang. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan tubuh terasa lemas, pegal, dan kurang bertenaga.

Selain dari paparan sinar matahari, vitamin D bisa diperoleh dari ikan berlemak, telur, dan susu fortifikasi. Bagi yang jarang terpapar matahari, suplemen vitamin D dapat membantu mencukupi kebutuhan tubuh.

Vitamin E untuk mengurangi kelelahan

Vitamin E berfungsi sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Vitamin ini juga mendukung sirkulasi darah dan kesehatan otot, sehingga membantu mengurangi rasa lelah saat puasa.

Sumber vitamin E antara lain kacang almond, biji bunga matahari, dan minyak nabati. Mengonsumsi vitamin E secara cukup dapat membantu tubuh tetap segar selama menjalani puasa.

Mineral penting yang mendukung stamina

Selain vitamin, mineral juga berperan penting dalam menjaga energi tubuh. Zat besi membantu pembentukan sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan tubuh cepat lemas dan pusing.

Magnesium juga penting untuk fungsi otot dan saraf. Asupan mineral ini bisa didapatkan dari sayuran hijau, kacang-kacangan, dan biji-bijian yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka.

Waktu konsumsi vitamin yang tepat saat puasa

Agar manfaat vitamin maksimal, waktu konsumsinya perlu diperhatikan. Vitamin larut air seperti vitamin B dan C sebaiknya dikonsumsi saat sahur karena membantu menjaga energi sepanjang hari. Sementara itu, vitamin larut lemak seperti vitamin D dan E lebih baik dikonsumsi saat berbuka bersama makanan berlemak agar penyerapannya optimal.

Jika kebutuhan vitamin sulit dipenuhi dari makanan sehari-hari, penggunaan suplemen bisa menjadi solusi. Pilih multivitamin khusus puasa, vitamin B kompleks, atau vitamin C dan D untuk membantu menjaga stamina. Pastikan suplemen dikonsumsi sesuai aturan agar aman dan efektif selama Ramadan.

Agar tidak lemas saat puasa, tubuh membutuhkan asupan vitamin dan mineral yang cukup. Vitamin B kompleks, C, D, dan E memiliki peran penting dalam menjaga energi, daya tahan tubuh, serta kesehatan otot.

Dengan mengatur pola makan, waktu konsumsi vitamin, dan dukungan suplemen yang tepat, puasa dapat dijalani dengan lebih bertenaga, fokus, dan nyaman sepanjang hari.

Sumber : Elshinta.Com

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire