Kontra Bali, Persijap berharap ulangi performa seperti lawan Persebaya

Pesepak bola Persijap Jepara Iker Guarroxena (kanan) bersama Alexis Nahuel Gomez (kiri) berselebarasi usai mencetak gol ke gawang Persebaya Surabaya saat pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (21/2/2026). Persijap Jepara menang atas Persebaya dengan skor 3-1. ANTARA FOTO/Nirza/nym.
Pesepak bola Persijap Jepara Iker Guarroxena (kanan) bersama Alexis Nahuel Gomez (kiri) berselebarasi usai mencetak gol ke gawang Persebaya Surabaya saat pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (21/2/2026). Persijap Jepara menang atas Persebaya dengan skor 3-1. ANTARA FOTO/Nirza/nym.
Pelatih Persijap Jepara Mario Lemos berharap tim asuhannya mengulangi performa seperti melawan Persebaya Surabaya saat mereka menghadapi Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu malam pukul 20.30 WIB, dalam laga pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026.
Lemos mengatakan laga nanti menjadi kesempatan timnya untuk meraih poin, demi keluar dari zona degradasi. Oleh karena itu, harapannya, timnya dapat menampilkan performa yang sama saat mengalahkan Persebaya Surabaya 3-1 pada laga terakhir.
“Pertandingan nanti sangat penting untuk kita bisa mencatat poin. Bali United adalah tim besar dengan kekuatan yang bagus. Kita datang ke sini ingin mencuri poin, jadi tidak bisa tampil hanya dengan 60 persen saja, harus lebih dari itu, Kita harus bisa tampil 100 persen seperti dari laga sebelumnya lawan Persebaya,” kata Lemos, dikutip dari laman resmi I.League, Sabtu.
Pada papan klasemen sementara, saat ini Persijap masih berada di peringkat ke-16 dengan 18 poin, mengoleksi poin yang sama seperti tim peringkat 15, PSBS Biak, yang baru saja kalah 2-4 dari PSIM Yogyakarta.
Mereka tiba di laga ini dengan modal positif berkat kemenangan atas Persebaya, sementara di sisi lain Bali menatap laga ini tanpa kondisi terbaiknya setelah mereka tanpa kemenangan dalam tiga laga terakhirnya.
Laga nanti menjadi peluang emas untuk Persijap yang berjuluk Laskar Kalinyamat itu keluar dari zona degradasi. Dengan minimal satu poin, mereka akan keluar dari zona merah untuk menempati posisi ke-15.
“Seperti kita tahu, tiap pertandingan di Super League adalah pertandingan yang tidak mudah. Di pertemuan pertama lawan Bali United di Jepara, kita kalah. Saat ini kita memang butuh poin dan kita akan berjuang untuk mendapatkan poin. Apalagi kita masih ada di papan bawah,” kata pelatih asal Portugal tersebut.
Di tiga laga terakhir di kandang, Bali tak pernah meraih kemenangan, dengan dua kekalahan beruntun yang diderita dari Persebaya (1-3) dan Persija Jakarta (0-1).
Kendati tim tuan rumah tak dalam performa terbaiknya di hadapan pendukung sendiri, Lemos tak mau memandang tim berjuluk Serdadu Tridatu itu sebelah mata.
“Kita tahu Bali United tampil tidak maksimal di beberapa laga di kandang. Tapi ini tidak masalah bagi kami. Terpenting kami fokus penuh ke tim kami sendiri untuk bisa tampil maksimal di pertandingan nanti. Mudah-mudahan kita bisa mendapatkan hasil apa yang kita inginkan,” kata Lemos, pelatih yang tiga bulan lagi akan genap 40 tahun.




