Negara yang berpotensi lahirkan sejarah baru di Piala Dunia 2026
Negara yang berpotensi lahirkan sejarah baru di Piala Dunia 2026, seperti tim kuda hitam, debutan, yang punya peluang membuat kejutan di turnamen 48 tim ini.

Negara mana sajakah yang berpotensi untuk lahirkan sejarah baru di Piala Dunia 2026?
Negara mana sajakah yang berpotensi untuk lahirkan sejarah baru di Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 2026 menjadi momen penting bagi sepak bola dunia karena ini adalah edisi pertama yang memperluas format menjadi 48 tim. Tenu ini memberikan peluang lebih besar bagi negara-negara peserta untuk mencetak sejarah baru di panggung terbesar sepak bola dunia. Kejutan seperti tim yang jadi kuda hitam, tim debutan, hingga yang punya peluang untuk membuat kejutan di turnamen. Pertandingan yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini tidak hanya mempertemukan raksasa sepak bola dunia, tetapi juga menghadirkan sejumlah tim potensial untuk membuat sejarah baru.
1. Curacao: Debutan yang membuka lembaran baru
Curacao memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026 melalui kualifikasi di zona CONCACAF, mencatatkan diri dalam sejarah sebagai penampilan perdana mereka di putaran final turnamen. Tim kecil ini menarik perhatian karena langkahnya menembus kompetisi terbesar sepak bola dunia merupakan tonggak penting dalam sejarah sepak bola negara tersebut.
2. Haiti: Kembali dari perjalanan panjang
Haiti menjadi salah satu nama menarik di Piala Dunia 2026 setelah berhasil lolos dari fase kualifikasi. Penampilan Haiti ini menjadi sejarah karena mereka kembali setelah absen sejak 1974, menyuguhkan cerita bermakna tentang kebangkitan sepak bola mereka di level internasional.
3. Tanjung Verde: Negara kecil dengan ambisi besar
Tanjung Verde, negara kepulauan dengan populasi yang relatif kecil, berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 setelah tampil menakjubkan di kualifikasi Afrika, termasuk mengalahkan tim yang lebih besar seperti Kamerun. Pencapaian ini bukan hanya sekadar lolos, tetapi juga mencerminkan pertumbuhan sepak bola di negara yang baru beberapa kali tampil di kompetisi besar seperti Piala Afrika.
4. Kanada: Tuan rumah yang berpotensi mengejutkan
Sebagai salah satu tuan rumah bersama Piala Dunia 2026, Kanada punya kesempatan untuk mencetak sejarah sebagai tuan rumah yang mencapai fase jauh di turnamen. Mungkin saja peluang Kanada mencapai semifinal memang kecil, tetapi mereka tetap dimasukkan sebagai tim yang berpotensi mengejutkan dengan dukungan publik tuan rumah dan performa yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
5. Mexico: Peluang menembus batas lama
Meksiko juga menjadi tuan rumah bersama, dan meskipun sejarah mereka di Piala Dunia sering terhenti di babak 16 besar, tim ini punya potensi untuk memecahkan catatan lama tersebut di turnamen 2026. Dengan pengalaman dan dukungan tuan rumah, ini bisa saja menjadi edisi di mana El Tri mencatatkan rekor baru menuju perjalanan yang lebih jauh.
6. Norwegia: Tim Eropa yang berpotensi jadi kuda hitam
Norwegia berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 dan menutup penantian panjang sejak terakhir tampil di turnamen besar ini beberapa dekade lalu. Kehadiran kembali Norwegia membawa cerita bahwa tim ini bisa menjadi salah satu kuda hitam Eropa yang menembus fase knockout atau bahkan lebih jauh, terutama jika pemain-pemain muda mereka tampil di level terbaik.
7. Jepang dan tim Asia lainnya: Potensi kejutan baru di turnamen
Sejumlah tim Asia seperti Jepang, Arab Saudi, Korea Selatan, dan Australia juga lolos ke Piala Dunia 2026 dan berpotensi mencetak sejarah baru. Jepang misalnya, dikenal mampu tampil solid di turnamen besar dan sering menjadi kuda hitam yang menyulitkan tim besar, terutama dengan pengalaman mereka di empat edisi Piala Dunia sebelumnya. Sementara itu, ekspansi jatah tim Asia dari delapan negara membuka peluang baru bagi tim-tim lain untuk meraih pencapaian besar.
Piala Dunia 2026 diprediksi sebagai turnamen yang penuh kejutan karena format yang lebih inklusif serta keberagaman tim peserta dari berbagai benua, yang semuanya berpeluang membuat momen bersejarah bagi sepak bola nasional masing-masing.




