TVRI Jadi Official Broadcaster Piala Dunia 2026, Negara hadir luaskan akses tayangan sepak bola
Pemerintah menunjuk TVRI sebagai Official Broadcaster Piala Dunia 2026 untuk memberikan akses bagi masyarakat untuk menikmati tayangan olahraga kelas dunia.

Foto: Radio Elshinta
Foto: Radio Elshinta
Pemerintah memastikan kehadiran negara dalam memberikan akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menikmati tayangan olahraga kelas dunia. Hal ini diwujudkan melalui penunjukan TVRI sebagai official broadcaster Piala Dunia 2026.
Chief Editor Piala Dunia TVRI, Usman Kansong, mengatakan bahwa melalui TVRI sebagai penyelenggara siaran resmi, pemerintah ingin memastikan masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia dapat menikmati hiburan sepak bola secara luas.
“Ini merupakan bentuk kehadiran negara. Menggunakan TVRI sebagai official broadcaster. Di balik itu tentu ada misi bagaimana TVRI bisa menayangkan sepak bola untuk menghibur masyarakat seluas-luasnya,” ujarnya. Ia menyebut, fanatisme masyarakat Indonesia terhadap sepak bola menjadi salah satu pertimbangan utama.
Menurutnya, jangkauan TVRI yang luas membuat lebih banyak publik dapat menikmati pesta sepak bola dunia tersebut. “Saya kira pertama, mestinya lebih banyak publik yang bisa menikmati itu. Bisa menikmati Piala Dunia lebih banyak. Karena TVRI ini yang paling luas jangkauannya, 70 persen lebih masyarakat Indonesia bisa menonton TVRI,” jelasnya.
Tidak hanya sebatas tontonan, penayangan Piala Dunia 2026 di TVRI diharapkan juga menjadi inspirasi bagi kemajuan sepak bola nasional. “Kita berharap penayangan Piala Dunia di TVRI ini bisa menginspirasi Indonesia dalam memperbaiki kualitas sepak bola. Jadi bukan semata tontonan, tapi juga menjadi inspirasi bagi kita semua dalam mengembangkan persepakbolaan nasional,” tambahnya. Ia bahkan berharap empat tahun mendatang Indonesia dapat turut berlaga di ajang Piala Dunia.
Terkait teknis penyiaran, TVRI menargetkan seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 dapat ditayangkan melalui layar kaca. “Untuk match ini ada 104. Kita upayakan menayangkan semuanya, tetapi dalam bentuk berbeda-beda. Ada yang live match, ada yang live tunda, ada yang rerun, karena dalam satu hari bisa ada empat pertandingan,” katanya.
Dengan jangkauan siaran nasional dan distribusi konten yang bervariasi, kehadiran TVRI sebagai penyiar resmi Piala Dunia 2026 diharapkan menjadi sarana hiburan sekaligus dorongan bagi perkembangan sepak bola di Tanah Air.




