Aksi copet di JPO Stasiun Jatinegara viral, polisi tangkap pelaku
Warga mengaku kawasan JPO rawan pencopetan yang disebut terjadi hampir setiap hari

Aksi pencopetan telepon seluler yang terjadi di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dekat Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur, terekam kamera dan viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, seorang pemuda terlihat berjalan di belakang pejalan kaki, lalu membuka tas korban dan mengambil satu unit telepon seluler tanpa disadari.
Peristiwa ini memicu keresahan masyarakat yang kerap melintas di lokasi tersebut. Warga menilai kawasan JPO tersebut rawan kejahatan dan membutuhkan pengawasan lebih ketat.
Seorang tukang ojek di sekitar lokasi, Edi (62), mengatakan sekelompok anak muda kerap berkumpul di atas JPO dan diduga melakukan aksi pencopetan.
“Kasihan orang-orang yang lewat sini, sering jadi korban pencopetan,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Rabu (8/4/2026).
Menurut Edi, kejadian serupa bukan terjadi sekali dua kali, melainkan hampir setiap hari. Ia mengaku tidak berani menegur karena khawatir mendapat perlawanan.
“Bukan warga sini, kebanyakan dari luar. Kejadiannya bukan sesekali, tapi hampir setiap hari,” katanya.
Pengguna JPO lainnya, Nurgalizah (24), mengaku lebih waspada saat melintas di lokasi tersebut. Ia memilih memindahkan tas ke bagian depan untuk menghindari pencopetan.
“Saya kalau bawa tas selalu dipindah ke depan karena khawatir,” kata dia.
Ia juga menyebut kerap melihat sekelompok anak muda berada di lokasi tersebut tanpa aktivitas jelas.
Terpisah, Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono membenarkan adanya aksi pencopetan di kawasan tersebut.
"Iya (benar),"ujar Samsono saat dihubungi Radio Elshinta via WhatsApp, Rabu (8/4).
Ia menyatakan pelaku telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.
"Sudah (diamankan)," terangnya.
Namun, pihak kepolisian belum merinci jumlah pelaku yang ditangkap dalam kasus tersebut.
Heru Lianto/Rama




