Top
Begin typing your search above and press return to search.

Barito Utara tingkatkan SDM tenaga kerja untuk tekan pengangguran

Barito Utara tingkatkan SDM tenaga kerja untuk tekan pengangguran
X

Peserta pelatihan operator alat berat ekskavator dan dump truck 2026 menerima APD dan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan usai pembukaan pelatihan di Muara Teweh, Jumat (23/1/2026). ANTARA/Dokumen Pribadi

Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, tingkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kerja melalui pelatihan operator alat berat sebagai upaya pemerintah daerah dalam menekan pengangguran dan kemiskinan secara berkelanjutan

"Pelatihan operator alat berat ini merupakan langkah konkret dan strategis pemerintah daerah dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan serta meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal," kata Sekretaris Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Barito Utara Sampurna Murniati di Muara Teweh, Jumat (23/1).

Menurut dia, melalui pelatihan operator alat berat ekskavator dan dump truck ini, peserta dibekali keterampilan kerja yang spesifik, berstandar, dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia kerja.

"Peserta tidak hanya siap bekerja, tetapi juga memiliki peluang yang lebih besar untuk meningkatkan pendapatan dan taraf hidup,” katanya.

Dia mengatakan, kegiatan ini selaras dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam membangun manusia Indonesia yang unggul, produktif, dan berdaya saing, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat yang dimulai dari daerah.

Kabupaten Barito Utara, lanjutnya, memiliki potensi besar di berbagai sektor strategis, seperti infrastruktur, pertambangan, perkebunan, serta sektor jasa pendukung lainnya, yang membutuhkan tenaga kerja kompeten dan bersertifikat, termasuk operator alat berat.

Pemerintah daerah mendorong agar tenaga kerja lokal yang telah dibekali pengetahuan dan keterampilan mampu mengisi peluang kerja di dunia usaha, bahkan mengembangkan wirausaha mandiri.

"Dengan begitu, pengangguran dapat ditekan dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga mengimbau dunia usaha yang beroperasi di wilayah Barito Utara agar memprioritaskan perekrutan tenaga kerja lokal sebagai bentuk komitmen bersama dalam pembangunan daerah.

“Kami berharap dunia usaha dapat berperan aktif dengan mengutamakan tenaga kerja lokal. Ini merupakan wujud nyata keterlibatan semua pihak dalam membangun Barito Utara yang maju dan berkeadilan,” tegasnya.

Kepada para peserta pelatihan, dia berpesan agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh tanggung jawab, serta menjadikan pelatihan sebagai bekal utama memasuki dunia kerja dengan tetap mengutamakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mencetak tenaga kerja yang kompeten, bersertifikat, dan siap kerja, sehingga memberikan dampak nyata terhadap penurunan angka pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Barito Utara," ujar Sampurna Murniati.

Kepala UPT BLK Disnakertranskop UKM Barito Utara Akurnadi menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan membekali pencari kerja lokal dengan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja, khususnya pada sektor infrastruktur dan pertambangan.

“Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam pengoperasian alat berat, baik ekskavator maupun dump truck. Kami berharap peserta tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memahami keselamatan kerja, etika, dan sikap profesional,” ujar Akurnadi.

Ia menjelaskan, pelatihan diikuti oleh 32 peserta pencari kerja asal Kabupaten Barito Utara, yang masing-masing terdiri dari 16 orang peserta operator dump truck dan 16 orang peserta operator ekskavator, seluruhnya telah terdaftar secara resmi di Disnakertranskop UKM Barito Utara.

Pelatihan akan berlangsung selama 20 hari pada Januari 2026 dan dipusatkan di LPK Kuat Perkasa Abadi, Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalsel. Materi pelatihan meliputi pengenalan alat berat, teknik pengoperasian yang aman dan profesional, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta praktik lapangan.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire