Top
Begin typing your search above and press return to search.

BMKG prediksi hujan sedang hingga lebat guyur di Jabar pada 4-10 Maret

BMKG prediksi hujan sedang hingga lebat guyur di Jabar pada 4-10 Maret
X

Ilustrasi - Seorang warga menggunakan payung menyeberangi jalan saat hujan di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di wilayah Jawa Barat dalam sepekan ke depan dari 4 hingga 10 Maret 2026. Kepala BMKG Stasiun Bandung Teguh Rahayu mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi oleh beberapa fenomena dinamika atmosfer, antara lain gelombang Low Frequency (LF) memicu pembentukan awan hujan.

“Diperkirakan pada satu pekan ke depan umumnya cuaca berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang antara siang, sore, dan malam hari,” kata Teguh di Bandung, Rabu.

Oleh karena itu Teguh meminta masyarakat, khususnya di wilayah Jabar, untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan. Teguh menjelaskan kondisi labilitas atmosfer yang berada pada kategori labil ringan hingga kuat juga turut mengindikasikan adanya peluang pertumbuhan awan konvektif pemicu cuaca ekstrem.

Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, kata dia, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat pada sejumlah wilayah Jabar. Teguh mengatakan pihaknya juga mengeluarkan beberapa rekomendasi kepada masyarakat dan pemerintah daerah terkait potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan memperbarui informasi cuaca resmi dari BMKG. Pahami potensi bencana di lingkungan sekitar dan segera lakukan langkah pengurangan risiko,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan dalam menghadapi masa peralihan musim kemarau ke musim hujan tahun ini masyarakat diminta mewaspadai potensi cuaca ekstrem, seperti hujan lebat, angin kencang, dan kilat, yang mungkin terjadi secara tiba-tiba.

“Masyarakat diharapkan mengenali potensi bencana di lingkungannya dan mulai memahami cara mengurangi risiko bencana tersebut, misalnya dengan tidak membuang sampah sembarangan, bergotong royong menjaga kebersihan, dan menata lingkungan sekitarnya,” kata Teguh.

Dengan adanya dinamika tersebut BMKG memprakirakan akan ada hujan sangat lebat disertai kilat sampai tanggal 10 Maret 2026.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire