BPBD DKI sebut tembok roboh di Jaksel disebabkan struktur tanah labil

Tangkapan layar tembok yang roboh ke arah SMPN 182 Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (15/2/2026). ANTARA/Instagram/@jakartaselatan24jam/Ilham Kausar.
Tangkapan layar tembok yang roboh ke arah SMPN 182 Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (15/2/2026). ANTARA/Instagram/@jakartaselatan24jam/Ilham Kausar.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan tembok yang roboh di SMPN 182, Jakarta Selatan (Jaksel), disebabkan struktur tanah yang labil.
"Karena struktur tanahnya labil atau tanah urukan, sehingga menyebabkan tembok roboh," kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta Isnawa Adji dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Dia menjelaskan kejadian tembok roboh itu terjadi pada Minggu (15/2) sekitar pukul 11.22 WIB di Jalan Kalibata Timur 1 Raya, RT/RW 02/08, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.
"Kronologis tembok milik warga dengan panjang 65 meter dan tinggi 5,3 meter, tiba-tiba roboh ke arah sekolah SMPN 182," ujar Isnawa.
Akibat kejadian itu, kata dia, saluran air menjadi mampet. Namun, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Kerugian akibat insiden itu juga masih dalam pendataan sampai dengan saat ini.
"Kondisi lokasi kejadian reruntuhan saat ini dalam penanganan Dinas SDA (Sumber Daya Air)," tutur Isnawa.
Sementara itu, kepolisian juga masih menyelidiki dugaan kelalaian pihak sekolah terkait robohnya tembok SMPN 182 Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.
"Sementara masih dalam penyelidikan," kata Kapolsek Pancoran Kompol Mansur kepada wartawan di Jakarta, Minggu (15/2).
Pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab dan kronologi robohnya tembok sekolah tersebut.
"Diketahui memang awalnya pagar tersebut sudah miring," ungkap Mansur.
Sebelumnya, pemilik tembok miring itu sudah diberikan surat pemberitahuan dari lingkungan sekitar, namun belum ada tindakan lebih lanjut sehingga roboh. Viral di media sosial @jakartaselatan24jam, tangkapan layar rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan detik-detik tembok sekolah itu roboh pada Minggu (15/2) siang.




