Top
Begin typing your search above and press return to search.

BRI ajak nasabah waspada modus penipuan lewat data kartu kredit

BRI ajak nasabah waspada modus penipuan lewat data kartu kredit
X

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengajak masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang menyasar data pribadi dan perbankan, termasuk data kartu kredit. Beberapa modus yang harus diwaspadai antara lain phishing, skimming, dan social engineering, yang bertujuan memperoleh data pribadi maupun data transaksi keuangan nasabah yang bersifat rahasia.

Corporate Secretary BRI Dhanny, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengingatkan masifnya penggunaan transaksi nontunai perlu diiringi dengan kesadaran bersama dalam mengantisipasi risiko kejahatan perbankan.

"Kartu kredit saat ini menjadi solusi transaksi yang praktis dan fleksibel, baik untuk kebutuhan pembayaran di merchant offline maupun online. Namun, kemudahan tersebut perlu diimbangi dengan kesadaran nasabah dalam menjaga keamanan data pribadi dan kartu kredit agar terhindar dari risiko penyalahgunaan," ujar dia.

Perseroan mengingatkan nasabah untuk selalu menjaga kerahasiaan data kartu kredit serta tidak memberikannya kepada siapa pun, termasuk nomor kartu, tanggal kedaluwarsa (EXP Date) dan CVV.

"BRI juga menegaskan bahwa BRI tidak pernah meminta data rahasia, seperti CVV (tiga digit angka di belakang kartu kredit) maupun OTP (kode otentikasi transaksi yang dikirimkan ke nomor handphone nasabah), melalui telepon, SMS, atau email," kata Dhanny.

Ia menambahkan bahwa dalam hal ini, perseroan terus berkomitmen memperkuat sistem keamanan sekaligus mengedukasi nasabah agar selalu waspada terhadap berbagai macam modus penipuan, sehingga setiap transaksi dapat dilakukan secara aman, nyaman, dan bertanggung jawab.

Perseroan secara konsisten memperkuat berbagai lapisan pengamanan yang mencakup validasi data kartu saat aktivasi serta pengiriman notifikasi transaksi ke perangkat mobile atau email nasabah yang terdaftar.

Selain itu, penguatan juga dilakukan melalui penggunaan PIN untuk transaksi pada mesin EDC (electronic data capture) di merchant yang telah mendukung verifikasi PIN, serta penggunaan OTP sebagai autentikasi transaksi online di merchant yang telah menerima fitur 3D Secure.

Untuk diketahui, kartu kredit BRI kini telah dilengkapi dengan verifikasi transaksi menggunakan PIN enam digit. PIN tersebut digunakan untuk transaksi pada mesin EDC di merchant yang telah mendukung verifikasi PIN, sehingga memberikan lapisan perlindungan tambahan bagi nasabah.

Apabila menerima notifikasi atau menemukan transaksi yang tidak pernah dilakukan, BRI mengimbau nasabah untuk segera menghubungi Contact BRI 1500017 atau aplikasi BRI Credit Card Mobile. Hal ini guna memastikan pelaporan dan pemblokiran dapat segera dilakukan, khususnya dalam kondisi kartu kredit atau perangkat mobile banking hilang atau berpotensi disalahgunakan.

Nasabah juga diimbau untuk memperbarui data pribadi melalui Contact BRI atau aplikasi BRI Credit Card Mobile setiap kali melakukan perubahan data pribadi seperti pengkinian data NPWP dan slip gaji; pengkinian data alamat rumah, kantor, dan alamat pengiriman tagihan; pengkinian data email; hingga pengkinian data nomor ponsel.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire