Top
Begin typing your search above and press return to search.

Bupati Banyuwangi: Kontribusi diaspora penting dalam membangun daerah

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebut semangat kebersamaan dan kontribusi dari seluruh elemen termasuk diaspora penting dalam rangka membangun Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Bupati Banyuwangi: Kontribusi diaspora penting dalam membangun daerah
X

Silaturahim Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama diaspora di Pendopo Kabupaten Banyuwangi, jawa Timura. Senin (23/3/2026) ANTARA/Novi Husdinariyanto.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebut semangat kebersamaan dan kontribusi dari seluruh elemen termasuk diaspora penting dalam rangka membangun Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, yang luas dan memiliki tantangan yang kompleks.

"Satu hal penting bahwa membangun Banyuwangi itu tidak bisa sendirian, serta tidak bisa mengandalkan dari pemerintah daerah saja, maka butuh kebersamaan," kata Ipuk usai acara silaturahim dengan ratusan diaspora di Pendopo Kabupaten Banyuwangi, Senin.

Melalui kegiatan silaturahim diaspora pada momentum Lebaran 2026, dia mengajak seluruh warga Banyuwangi yang tinggal di luar Banyuwangi untuk memberikan perhatian dan peduli Banyuwangi sebagai tanah kelahiran agar bersama-sama membangun kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.

Ipuk memaparkan, beberapa capaian Banyuwangi adalah tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup stabil, dan pertumbuhan ekonomi Banyuwangi pada tahun 2025 mencapai 5,65 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional (5,11 persen) dan Provinsi Jawa Timur (5,33 persen).

"Pendapatan perkapita juga naik menjadi Rp67,08 juta pada 2025, tertinggi di kawasan Sekarkijang (Situbondo, Bondowoso, Jember, Lumajang)," ujar dia.

Sementara kemiskinan, kata Ipuk, juga semakin menurun dan saat ini tinggal 6,13 persen (turun 0,41 persen dari tahun sebelumnya). Lebih rendah dari kemiskinan tingkat nasional dan Provinsi Jawa Timur.

"Gini Rasio juga tersisa 0,29 persen dan tingkat pengangguran terbuka (TPT) hanya 3,94 persen. Capaian ini, bukan semata kerja kami, tapi atas doa, dukungan dan tandang bareng semua pihak, termasuk juga para diaspora yang terus mengharumkan Banyuwangi," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Bupati Ipuk juga menyampaikan permohonan maaf jika memang sampai saat ini banyak hal yang masih belum bisa dituntaskan, salah satunya mengenai infrastruktur jalan.

Dia menyampaikan juga telah melihat dan mencatat keluhan masyarakat terkait dengan jalan serta bergerak dengan menyisir semua jalan-jalan Banyuwangi melakukan perbaikan dengan anggaran maksimal.

"Kami juga berkomitmen ya, kami tidak hanya mendengar, dan kami tidak hanya melihat, dan kami tidak hanya mencatat, tapi kami terus bergerak untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Ipuk.

Sementara itu, Penasihat Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) Pusat Arief Yahya menyampaikan bahwa seluruh diaspora dapat berkontribusi untuk membangun kampung halamannya dengan cara terbaik masing-masing, dan perlu diketahui core utama prospek ekonomi Banyuwangi guna menjadi acuan dan wawasan para diaspora.

"Ada tiga core utama ekonomi Banyuwangi, salah satunya pariwisata, semuanya bisa turut mempromosikan wisata Banyuwangi di tempat perantauan masing-masing. Jadilah duta terbaik Banyuwangi," kata mantan Menteri Pariwisata RI itu.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire