Dari Surabaya ke dunia: 19 Perusahaan Indonesia lolos kurasi IIE 2025 di Dubai

Sebanyak 19 perusahaan Indonesia resmi lolos kurasi untuk mengikuti Indonesia Investment Exhibition Forum (IIE) 2025 yang akan digelar pada 2 – 3 September 2025. (foto: ist)
Sebanyak 19 perusahaan Indonesia resmi lolos kurasi untuk mengikuti Indonesia Investment Exhibition Forum (IIE) 2025 yang akan digelar pada 2 – 3 September 2025. (foto: ist)
Surabaya – Sebanyak 19 perusahaan Indonesia resmi lolos kurasi untuk mengikuti Indonesia Investment Exhibition Forum (IIE) 2025 yang akan digelar pada 2 – 3 September 2025 di salah satu hotel termewah di Dubai, Hotel Pallazo Versace.
Acara bergengsi ini diselenggarakan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan dipimpin langsung oleh Kepala Pusat Studi dan Kebijakan Publik ITS, Dr. Arman Hakim Nasution.
Selain itu, kegiatan ini turut mendapatkan dukungan dari Ketua Indonesia Blockchain Center sekaligus Ketua Bidang Ekonomi NU Jawa Timur, H. Hambali, SE.
Penyelenggaraan IIE 2025 juga mendapat dukungan penuh dari KJRI Dubai melalui Konjen RI untuk Dubai, Bapak Denny Lesmana, Direktorat Timur Tengah Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, serta Kedutaan Besar Uni Emirat Arab untuk Republik Indonesia.
19 Perusahaan yang Lolos Kurasi IIE 2025
1. Agriculture and Food Downstreaming
PT Makmur Mandiri Abadi
PT Tamma Robah Indonesia
Yayasan Kantor Profesional Muda (KPM) HADIST
PT Indo Cattle Jaya
PT Global Persada Samudera
2. Halal Industry and Digital Sharia
PT Daeyu Indonesia
PT Pilar Tagihan Indonesia (Bersedekah.com)
3. Infrastructure and Special Economic Zone
PT Emas Kemuning Semesta Agronet
PT Agung Megah Abadi
PT Kristalin Ekalestari
4. Technology / Green Tech
PT Konsula Nara Digital
PT Perisai Sistem Keamanan
PT Tanyakan Asisten Interaktif
PT Media Madani Ultima
PT Elang Strategi Adidaya
5. Tourism and Creative Economy
PT Asha Bayi Tabung Indonesia
PT Bisnis Ekosistem Kreatif Indonesia
PT Meta Nusantara Victori
PT Java Vapor Indonesia
Mereka membawa Indonesia ke Pentas Global
Melalui ajang ini, ITS berharap ke-19 perusahaan tersebut dapat menarik investasi strategis dari Uni Emirat Arab maupun dari investor global.
“Kami telah melakukan audiensi dengan berbagai pihak terkait. Harapan kami, perusahaan-perusahaan ini dapat membawa pulang investasi yang tidak hanya menguntungkan secara bisnis, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Dr. Arman Hakim Nasution.
Dengan dukungan kuat dari berbagai pihak, IIE 2025 diyakini akan menjadi salah satu momentum penting dalam memperkuat hubungan ekonomi Indonesia – Uni Emirat Arab serta membuka peluang kolaborasi global di berbagai sektor. (Dd)