Diduga alami tekanan psikologis, warga Tarub ditemukan meninggal di kamar

Foto; Hari Nurdiansyah/Radio Elshinta
Foto; Hari Nurdiansyah/Radio Elshinta
Warga Desa Tarub, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, Senin pagi (1/12/2025) digemparkan oleh penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam kamar rumahnya. Korban diketahui bernama Muhammad Edi Purnomo (33), warga RT 02 RW 01 Desa Tarub.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.30 WIB oleh anggota keluarga yang kemudian segera meminta bantuan pihak desa. Kepala Desa Tarub, Basar Setiawan, selaku pelapor, langsung menghubungi Polsek Tarub sekitar pukul 07.00 WIB, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah.
Menerima laporan tersebut, IPDA Taufik Kusuma Wardhana, S.H., Pamapta III Polres Tegal, bersama personel Polsek Tarub bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal dan memastikan keadaan aman serta terkendali. Di lokasi, petugas langsung melakukan pemeriksaan awal dan mengamankan area tempat kejadian.
Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir terlihat sekitar pukul 03.00 WIB sebelum ditemukan meninggal pada pagi harinya. Petugas kemudian melakukan pendataan saksi, serta berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polres Tegal untuk melakukan olah TKP. Tidak lama kemudian, tim medis Puskesmas Tarub yang dipimpin dr. Moh. Bahtiar Hidayat tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan fisik terhadap korban.
Hasil pemeriksaan medis menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selain itu, petugas juga menemukan secarik kertas yang diduga ditulis oleh korban sebelum meninggal. Keterangan pihak keluarga menyebutkan bahwa korban sebelumnya sempat mengalami tekanan psikologis terkait permasalahan hutang.
Keluarga korban telah menerima kejadian tersebut dengan ikhlas dan membuat surat pernyataan resmi kepada pihak kepolisian. Polisi memastikan bahwa penanganan dilakukan sesuai prosedur dan tetap memperhatikan kondisi psikologis keluarga.
IPDA Taufik Kusuma Wardhana menyampaikan bahwa kepolisian akan terus meningkatkan layanan cepat tanggap terhadap peristiwa masyarakat.
“Penanganan kami lakukan secara cepat, terukur, dan humanis. Kami juga memberikan pendampingan kepada keluarga agar situasi tetap kondusif,” ungkapnya.
Atas kejadian ini, Polres Tegal mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis orang-orang terdekat serta tidak ragu mencari pertolongan profesional apabila menghadapi tekanan berat.




