Top
Begin typing your search above and press return to search.

DLU: Warga pilih mudik lebih awal melalui Pelabuhan Sampit

PT Dharma Lautan Utama (DLU), perusahaan transportasi laut dan penyeberangan feri, menyebut mudik lebih awal melalui Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah menjadi pilihan.

DLU: Warga pilih mudik lebih awal melalui Pelabuhan Sampit
X

Sebagian warga menuju KM Dharma Rucitra VI di Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah untuk mudik Lebaran lebih awal guna menghindari kepadatan penumpang saat arus mudik, Kamis (26/2/2026). ANTARA/Dokumentasi Pribadi.

PT Dharma Lautan Utama (DLU), perusahaan transportasi laut dan penyeberangan feri, menyebut mudik lebih awal melalui Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah menjadi pilihan bagi sebagian warga di daerah itu.

"Minat warga untuk mudik lebih awal tidak lepas dari program diskon tiket yang diberikan DLU selama awal Ramadhan," kata Manajer PT DLU Cabang Sampit Kacung Muhadi di Sampit, Minggu.

Program diskon mudik merupakan agenda rutin setiap tahun dengan beberapa tahap. Sebelumnya, pada periode 20 Januari hingga 8 Februari 2026, DLU juga memberikan potongan harga 10 persen.

"Tujuannya agar masyarakat bisa mudik lebih awal, tidak berdesakan saat mendekati Lebaran, sekaligus mendapat harga lebih murah," katanya.

Pada awal puasa ini pihaknya memberi diskon 15 persen dari tarif dasar Rp325 ribu untuk tujuan Surabaya. Program ini berlaku 20-26 Februari 2026.

"Alhamdulillah respons warga cukup antusias,” kata Muhadi.

Salah satu kapal DLU yang melayani mudik lebih awal tersebut adalah KM Dharma Rucitra VI yang telah bertolak pada 26 Februari 2026 dari Sampit menuju Surabaya dengan mengangkut sekitar 315 penumpang. Jumlah tersebut mengalami sedikit peningkatan dibandingkan dengan hari biasa, meski belum signifikan.

Untuk menyambut arus mudik Lebaran tahun ini, pihaknya menyiapkan dua armada dengan tujuan Sampit-Semarang dan Sampit-Surabaya, yakni KM Kirana III dan KM Dharma Rucitra VI.

Namun, hingga saat ini ia menyatakan belum bisa memastikan jumlah call atau jadwal keberangkatan kapal pada masa arus mudik Lebaran, lantaran KM Kirana III masih proses pemeliharaan atau docking. Jadwal akan dirilis setelah semua kapal siap beroperasi.

“Setelah selesai docking, kapal akan langsung dioperasikan dan jadwalnya akan kami rilis,” kata dia.

Salah seorang warga, Suliksan, mengaku sengaja memilih mudik lebih awal untuk menghindari kepadatan penumpang.

Selain itu, ia mengaku khawatir tak kebagian tiket saat perjalanan arus mudik Lebaran.

“Saya dari Parenggean mau pulang ke Lumajang, Jawa Timur. Mudik lebih awal karena kalau sudah mepet Lebaran biasanya susah cari tiket,” kata dia.

Suliksan menjadi salah satu di antara 315 penumpang milik PT DLU yang berangkat dari Pelabuhan Sampit menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire