Enam warga yang terdampak banjir Cibubur dievakuasi
Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur (Jaktim) kembali mengevakuasi enam warga yang terdampak banjir dengan ketinggian air satu meter lebih di wilayah Cibubur, Ciracas, pada Sabtu (21/3) malam.

Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur (Jaktim) mengevakuasi enam warga terdampak banjir di wilayah Cibubur, Ciracas, pada Sabtu (21/3/2026) malam. ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat Jakarta Timur.
Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur (Jaktim) mengevakuasi enam warga terdampak banjir di wilayah Cibubur, Ciracas, pada Sabtu (21/3/2026) malam. ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat Jakarta Timur.
Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur (Jaktim) kembali mengevakuasi enam warga yang terdampak banjir dengan ketinggian air satu meter lebih di wilayah Cibubur, Ciracas, pada Sabtu (21/3) malam.
"Evakuasi enam warga dilakukan setelah ketinggian air mencapai lebih dari satu meter dan merendam permukiman warga," kata Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur Muchtar Zakaria saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Pihaknya menerima laporan kejadian banjir pada pukul 18.05 WIB dari seorang warga bernama Rizal. Lokasi itu berada di Jalan H. Syarif RT 08/RW 10, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.
"Setelah menerima laporan, tim segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi warga yang terdampak banjir," ujarnya.
Muchtar menjelaskan, ketinggian air di lokasi mencapai sekitar 105 sentimeter (cm), sehingga membahayakan keselamatan warga, terutama yang berada di dalam rumah.
Petugas kemudian mengerahkan satu unit light rescue dengan empat personel untuk melakukan evakuasi. Proses evakuasi dimulai pada pukul 18.31 WIB setelah tim tiba di lokasi dan melakukan asesmen cepat. Dalam operasi tersebut, enam jiwa berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
"Seluruh warga yang terdampak berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat," katanya.
Operasi evakuasi berlangsung selama lebih dari satu jam dan dinyatakan selesai pada pukul 19.41 WIB. Seluruh personel yang bertugas juga kembali dalam kondisi aman setelah menjalankan tugas kemanusiaan tersebut.
"Lebaran hari pertama ini evakuasi berjalan lancar meski di tengah kondisi genangan air yang cukup tinggi," ucap Muchtar
Dia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir, terutama saat curah hujan tinggi. Warga juga diminta segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir di wilayah Jakarta, khususnya di daerah yang rawan genangan akibat luapan air saat hujan deras.




