Top
Begin typing your search above and press return to search.

Forum Pemred: Industri media hadapi tekanan ganda

Ekonomi melemah dan disrupsi digital tekan industri media.

Forum Pemred: Industri media hadapi tekanan ganda
X

Sumber: Elshinta.com

Industri media sedang menghadapi tekanan berat. Forum Pemred menyebut industri media terhimpit kondisi ekonomi dan perubahan pola konsumsi informasi.

Sekjen Forum Pemred, Irfan Junaidi, mengatakan anggaran iklan menjadi sektor pertama yang dipangkas saat ekonomi melemah. Kondisi ini berdampak langsung pada keberlanjutan industri media.

“Kalau mau jujur, media sekarang sedang menghadapi serangan ganda,” kata Irfan saat diwawancarai di radio Elshinta, Rabu (18/02/2026).

Ia menjelaskan, tekanan pertama berasal dari situasi ekonomi global dan nasional. Anggaran promosi dan iklan disebut menjadi target utama efisiensi.

“Pertama, situasi ekonomi global dan internal yang membuat budget promosi serta iklan di media menjadi sasaran pertama efisiensi,” ujarnya.

Tekanan kedua datang dari perubahan cara masyarakat mengonsumsi informasi. Publik kini menuntut berita yang cepat dan instan.

“Kedua, disrupsi pola konsumsi informasi,” lanjut Irfan.

Menurutnya, masyarakat tidak lagi menunggu berita esok hari. Mereka ingin informasi tersedia saat itu juga. Hal ini menjadi tantangan besar bagi insan jurnalistik.

Selain isu krisis industri media, Forum Pemred juga mengusung kampanye No Tax for Knowledge. Kampanye ini mendorong agar sektor penghasil pengetahuan tidak dikenakan pajak.

“Betul. Selain masalah misinformasi dan hoaks, kami sedang menggabungkan kampanye No Tax for Knowledge,” ujar Irfan.

Ia menilai media, buku, film dokumenter, radio, dan pers merupakan penghasil pengetahuan bagi masyarakat. Karena itu, sektor tersebut dinilai tidak seharusnya dibebani pajak.

“Semestinya, sektor-sektor ini tidak perlu dipajaki oleh negara,” tegasnya.

Forum Pemred berharap kampanye ini membuka dialog dengan pemerintah. Industri media dinilai perlu dukungan kebijakan di tengah tekanan ekonomi dan disrupsi digital.

Stefi Anastasia/Rama

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire