Gubernur Kalteng hibahkan 20 Ha tanah pribadi untuk Sekolah Garuda
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menghibahkan 20 hektare tanah pribadi di Kabupaten Kotawaringin Barat untuk pembangunan Sekolah Garuda.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran. ANTARA/Muhammad Arif Hidayat.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran. ANTARA/Muhammad Arif Hidayat.
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menghibahkan 20 hektare tanah pribadi di Kabupaten Kotawaringin Barat untuk pembangunan Sekolah Garuda.
“Ini adalah bentuk dukungan kami terhadap program Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kualitas pendidikan dan menyiapkan generasi penerus bangsa," kata Agustiar di Palangka Raya, Minggu.
Langkah tersebut menjadi bentuk nyata dukungan dirinya maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap Asta Cita Program Prioritas Presiden dalam memperkuat pendidikan dan mencetak generasi muda Indonesia yang berdaya saing global.
Gubernur menegaskan berkomitmen mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan program strategis nasional.
"Ini merupakan bagian dari upaya daerah untuk selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia unggul sebagai kekuatan utama kemajuan bangsa," katanya menegaskan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng Reza Prabowo mengatakan lokasi di Kotawaringin Barat dinilai sangat strategis, baik dari sisi aksesibilitas maupun stabilitas wilayah.
Keberadaan Taman Nasional Tanjung Puting menjadi salah satu keunggulan tersendiri. Kawasan konservasi yang telah dikenal hingga mancanegara itu dinilai dapat menghadirkan efek berganda (multiplier effect).
"Baik dari aspek pendidikan, penelitian, maupun penguatan citra daerah di tingkat internasional," jelasnya.
Sebelumnya saat meninjau lokasi secara langsung di Kotawaringin Barat Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiksaintek) Stella mengatakan, kedekatan dengan Taman Nasional Tanjung Puting menjadi daya tarik tersendiri, lantaran Sekolah Garuda dirancang sebagai sekolah berkurikulum internasional dengan wawasan global.
"Sekolah Garuda merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam membangun ekosistem pendidikan yang adil sekaligus kompetitif," katanya.




