Top
Begin typing your search above and press return to search.

IKAL Lemhannas: Dampak perubahan iklim picu gangguan mental warga

Tedy Hartono sebut dampak psikologis perubahan iklim belum jadi prioritas kebijakan, sering luput dari perhatian.

IKAL Lemhannas: Dampak perubahan iklim picu gangguan mental warga
X

Anggota Tim Analisis IKAL Lemhannas sekaligus pemerhati kesehatan, Tedy Hartono. Dok Pribadi

Perubahan iklim tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga memicu gangguan kesehatan mental masyarakat.

Anggota Tim Analisis IKAL Lemhannas sekaligus pemerhati masalah kesehatan, Tedy Hartono, mengatakan dampak psikologis krisis iklim sering luput dari perhatian.

“Bencana berulang dan ketidakpastian masa depan memicu kecemasan, depresi, hingga trauma psikologis,” kata Tedy, dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/1/2025).

Ia menjelaskan, kehilangan mata pencaharian akibat banjir, kekeringan, dan kebakaran hutan memperberat tekanan mental warga.

Menurut Tedy, dampak kesehatan mental tidak selalu tampak secara langsung, tetapi efeknya berlangsung jangka panjang. Ia menilai masyarakat di wilayah rawan bencana menghadapi risiko psikologis yang lebih tinggi.

“Perubahan iklim menciptakan rasa tidak aman yang terus-menerus,” ujar Sekjen MPD Watch itu.

Tedy menyebut sistem kesehatan masih berfokus pada penyakit fisik, sementara dampak mental belum menjadi prioritas. Padahal, menurutnya, kesehatan mental sangat memengaruhi produktivitas dan kualitas hidup masyarakat.

Ia mendorong integrasi layanan kesehatan mental dalam penanganan bencana iklim. Tedy juga menekankan pentingnya edukasi publik agar dampak psikologis perubahan iklim tidak diabaikan.

“Ini krisis kesehatan yang kompleks, bukan sekadar urusan lingkungan,” katanya.

Tanpa perhatian serius, Tedy menilai beban kesehatan mental akibat iklim akan terus meningkat.

Rama Pamungkas

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire