Top
Begin typing your search above and press return to search.

Karantina Sumut musnahkan lima ton mangga dari Vietnam

Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Utara memusnahkan lima ton mangga yang berasal dari Vietnam karena tidak memenuhi persyaratan karantina.

Karantina Sumut musnahkan lima ton mangga dari Vietnam
X

Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Utara memusnahkan lima ton mangga Terminal Ferry Internasional Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Sumut. ANTARA/HO- Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Utara.

Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Utara memusnahkan lima ton mangga yang berasal dari Vietnam karena tidak memenuhi persyaratan karantina.

"Komoditas tersebut tidak memenuhi persyaratan karantina, sehingga tidak terjamin dari aspek kesehatan maupun keamanan pangan," ujar Kepala Karantina Sumatera Utara N. Prayatno Ginting dalam keterangan diterima di Medan, Rabu.

Prayatno mengatakan proses pemusnahan dilakukan dengan cara memasukkan seluruh media pembawa ke dalam lubang khusus, lalu disiram cairan pengurai atau effective microorganisms 4 (EM4) sebagai dekomposer.

Setelah proses dekomposisi tersebut, seluruh komoditas itu dibakar dan ditimbun dengan tanah untuk memastikan pemusnahan berjalan sempurna sesuai standar "biosekuriti".

"Mangga impor tersebut diketahui dibawa dalam satu unit truk canter kuning, yang ditangkap oleh Detasemen Intelijen Kodam I/Bukit Barisan di kawasan Rantau Utara, Labuhanbatu," ucapnya.

Selain itu, Karantina Sumut juga memusnahkan berbagai jenis buah-buahan dan sayuran dari Malaysia yang merupakan barang bawaan penumpang, tapi tidak dilengkapi dokumen persyaratan karantina di Terminal Ferry Internasional Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai pada Selasa (17/3).

"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan di pintu masuk dan jalur tidak resmi, guna mengantisipasi maraknya penyelundupan komoditas pangan menjelang Lebaran," ucapnya.

Pihaknya mengapresiasi atas sinergi intelijen TNI, serta instansi lain dalam berbagai upaya tindakan karantina. Hal tersebut menurutnya menjadi kunci utama dalam melindungi kedaulatan hayati dan kesehatan masyarakat dari ancaman eksternal.

"Kami mengimbau agar masyarakat juga turut mendukung upaya tersebut, sehingga momen Idul Fitri tetap terjaga, aman dan nyaman," ucapnya.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire