Kelenteng tertua di Palembang pasang ribuan lampion saat Imlek
Klenteng Dewi Kwam Im yang merupakan tertua di Kota Palembang, Sumatera Selatan memasang ribuan lampion saat Tahun Baru Imlek 2026.

Klenteng Dewi Kwam Im yang merupakan tertua di Kota Palembang, Sumatera Selatan memasang ribuan lampion saat Tahun Baru Imlek, Selasa (17/2/2026). ANTARA/ M Imam Pramana.
Klenteng Dewi Kwam Im yang merupakan tertua di Kota Palembang, Sumatera Selatan memasang ribuan lampion saat Tahun Baru Imlek, Selasa (17/2/2026). ANTARA/ M Imam Pramana.
Klenteng Dewi Kwam Im yang merupakan tertua di Kota Palembang, Sumatera Selatan memasang ribuan lampion saat Tahun Baru Imlek 2026.
"Ada ribuan lampion yang dipasang saat Tahun Baru Imlek 2026 ini, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Tionghoa dan juga wisatawan yang datang ke kelenteng yang berada di Kelurahan 9 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang," kata Awi seorang petugas penjaga klenteng di Palembang, Selasa.
Ia menambahkan bahwa Kelenteng Dewi Kwam Im merupakan yang tertua di Kota Palembang dan usianya bahkan lebih tua selisih lima bulan dengan Masjid Agung Palembang.
Menurutnya, ribuan warga Tionghoa akan memenuhi kelenteng tertua di Kota Palembang tersebut puncaknya pada malam Imlek sekitar pukul 24:00 WIB.
Selain memasang ribuan lampion, kelenteng itu juga dilakukan pembersihan baik di bagian luar maupun bagian dalam ruangan kelenteng.
Sementara itu, kelenteng tertua di Palembang tersebut juga menjadi berkah bagi para pedagang burung pipit di Palembang yang bisa meraih omset hingga puluhan juta dari hasil berjualan.
"Kami bersyukur ya setiap tahun saat Imlek di Kota Palembang dapat berjualan burung pipit dan mampu menjual hingga 500 ekor burung per hari sejak H-3 kami sudah berjualan," kata Akhmad (50) seorang pedagang burung pipit.
Menurutnya burung pipit saat Imlek di Palembang menjadi buruan warga Tionghoa untuk dilepas terbang kan dan menjadi kepercayaan sebagai ritual membuang sial dan dapat mendatangkan rejeki




