Top
Begin typing your search above and press return to search.

Kemensos gandeng Inkanas perkuat karakter siswa Sekolah Rakyat

Kemensos dan PB Inkanas bekerja sama memperkuat karakter siswa Sekolah Rakyat melalui pembelajaran karate di 166 titik.

Kemensos gandeng Inkanas perkuat karakter siswa Sekolah Rakyat
X

Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan Pengurus Besar Institut Karate-Do Nasional (PB Inkanas) untuk memperkuat pendidikan karakter siswa Sekolah Rakyat.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa (14/4/2026).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan penguatan karakter menjadi kebutuhan penting dalam pendidikan di Sekolah Rakyat.

“Tentu ini adalah satu hal yang kita butuhkan khususnya dalam penguatan pendidikan karakter di Sekolah Rakyat. Sebagaimana diketahui Sekolah Rakyat ini adalah sekolah berasrama yang siswa-siswanya berasal dari keluarga yang paling tidak mampu, dimana mereka dididik secara berkelanjutan selama 24 jam,” kata Gus Ipul, dalam keterangan tertulis.

Ia menjelaskan selain pendidikan akademik, siswa juga mendapat pendidikan karakter melalui kegiatan keagamaan dan ekstrakurikuler.

Salah satu kegiatan yang diperkuat adalah pembelajaran seni bela diri karate.

“Secara khusus hari ini, kami ingin memberikan penguatan dengan memberikan kesempatan siswa Sekolah Rakyat bisa memperoleh pembelajaran seni bela diri, dalam hal ini adalah karate,” jelas Gus Ipul.

Menurut dia, kegiatan ini diharapkan membentuk sikap disiplin, sportivitas, dan kepercayaan diri siswa.

“Lebih percaya diri dan mengerti harus melakukan apa, ketika ada katakanlah hal-hal yang tidak sesuai dengan norma-norma yang ada,” imbuhnya.

Ketua Umum PB Inkanas Komjen Pol. Ramdani Hidayat mengatakan pendidikan bela diri tidak hanya menekankan kemampuan fisik.

Ia menegaskan etika menjadi bagian utama dalam pembelajaran.

“Karena di kegiatan bela diri manapun, harusnya etika yang dikedepankan. Kalau etika dikedepankan, akan bisa menghormati sesamanya, baik kawannya, adik-adiknya, bahkan ke orang tuanya. Itu yang kita harapkan, yang kita siapkan,” kata Ramdani.

Ia menambahkan pelaksanaan program akan melibatkan jaringan Inkanas di daerah.

“Jadi sebenarnya kami juga tidak kesulitan. Tadi yang disampaikan oleh Pak Menteri ada 166 titik (Sekolah Rakyat). Jadi kami tinggal menyampaikan edaran atau perintah kepada, khususnya pada Dansat Brimob seluruh Indonesia, untuk membantu bagaimana pendidikan karakter di Sekolah Rakyat ini bisa terus-menerus berjalan,” ungkapnya.

Terkait seragam, Ramdani menilai tidak perlu ada ketentuan khusus.

“Menurut kami tidak perlu (seragam), karena itu membebani. Jadi mereka sudah punya pakaian olahraga, ya kita pakai pakaian olahraga saja. Yang penting tujuannya dan manfaatnya bisa tercapai,” ujar Ramdani.

Suwiryo/Rama

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire