Top
Begin typing your search above and press return to search.

Kemensos salurkan Al-Qur’an Braille

Kemensos salurkan Al-Qur’an Braille
X

Pekan Tilawatil Al-Qur’an (PTQ) ke-55 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh LPP RRI tingkat nasional

Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Wyata Guna Bandung menyerahkan 30 mushaf Al-Qur’an Braille kepada peserta sensorik netra pada Pekan Tilawatil Al-Qur’an (PTQ) ke-55 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh LPP RRI tingkat nasional.

Bantuan tersebut menjadi wujud komitmen Kemensos dalam memastikan pemenuhan hak akses keagamaan yang setara bagi penyandang disabilitas. Dukungan ini juga sejalan dengan mandat Kementerian Sosial dalam memperkuat inklusi sosial melalui layanan asistensi rehabilitasi sosial yang adaptif dan berkelanjutan.

Mengusung tema “Memperkuat Generasi Muda Qur’ani di Era Digital, Wujudkan Indonesia Emas 2045,” PTQ ke-55 berlangsung dalam suasana bulan suci Ramadan, momentum pembinaan spiritual yang memperkuat keimanan sekaligus membentuk karakter generasi muda yang berakhlak.

Direktur Utama LPP RRI, I Hendrasmo, menegaskan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai fondasi pembentukan karakter generasi di era digital.

“Nilai-nilai Al-Qur’an harus menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual dan digital tetapi juga kuat secara moral, spiritual, dan berakhlak kemuliaan,” ujarnya, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima, Minggu (1/2/2026).

Penyerahan mushaf Braille diharapkan tidak hanya mendukung kebutuhan peserta selama perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran jangka panjang di lingkungan keluarga dan komunitas.

Salah satu peserta, Arianur, qari asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya.

“Alhamdulillah, luar biasa sangat senang mendapatkan Al-Qur’an Braille karena ini sangat bermanfaat bagi kami para disabilitas netra. Saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia,” ungkapnya penuh haru.

Ia menambahkan, mushaf Braille tersebut akan sangat membantunya dalam membaca dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Baginya, Al-Qur’an tidak boleh jauh dari aktivitas harian.

Mushaf yang baru diterimanya menjadi penyemangat untuk semakin tekun belajar dan memperdalam pemahaman di rumah. Ia berharap bantuan tersebut menjadi amal jariyah bagi para pemberi serta membawa keberkahan bagi semua pihak.

Pada PTQ ke-55 tahun ini, Arianur berhasil meraih Juara 1 kategori Tartil Sensorik Netra. Prestasi tersebut melengkapi capaian sebelumnya, yakni Juara 2 pada PTQ ke-52 di Aceh tahun 2022 dan Juara 3 pada PTQ ke-54 di Yogyakarta tahun 2024.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi. Melalui dukungan aksesibilitas seperti penyediaan Al-Qur’an Braille, Kemensos terus memperluas ruang partisipasi penyandang disabilitas dalam berbagai bidang, termasuk keagamaan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang inklusif dan berkeadilan sosial.

Suwiryo/Ter

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire