Top
Begin typing your search above and press return to search.

Korlantas siapkan rekayasa lalin di jalur Wisata Puncak hingga Nagreg

Korlantas siapkan rekayasa lalin di jalur Wisata Puncak hingga Nagreg
X

‎Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menegaskan pihaknya telah menyiapkan strategi khusus untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di sejumlah jalur wisata, termasuk kawasan Puncak, Bogor hingga Nagreg, Jawa Barat.

‎Agus menjelaskan bahwa pengaturan lalu lintas di kawasan Puncak akan dimulai sejak pagi hari, seiring meningkatnya pergerakan kendaraan dari arah Jakarta, Bekasi, dan Bogor menuju lokasi wisata.

‎“Di Gadog, sejak pukul 06.00 WIB sudah dilakukan persiapan. Karena bangkitan arus dari Jakarta, Bekasi, dan Bogor akan mengarah ke Puncak, maka diprioritaskan one way ke atas.” Ujar Agus kepada wartawan saat berada di Media center NTMC Polri, Tol Jakarta-Cikampek KM 29, Sabtu (21/3/2026)

‎Agus menyebutkan, skema one way ke arah Puncak akan diberlakukan hingga sekitar pukul 13.00 WIB, sebelum kemudian dialihkan untuk arus balik menuju bawah pada sore hari.

‎“Sampai sekitar pukul 13.00 WIB akan dianalisis, kemudian dilakukan one way turun. Karena pergerakan kendaraan kembali pada sore hari juga cukup tinggi,” katanya.

‎Berdasarkan data perhitungan, jumlah kendaraan yang naik ke kawasan Puncak pada akhir pekan bisa mencapai sekitar 22 ribu hingga 23 ribu kendaraan. Pola tersebut juga terjadi saat arus balik di sore hari.

‎“Kendaraan yang naik bisa mencapai sekitar 22 ribu hingga 23 ribu, dan saat kembali jumlahnya hampir sama, sehingga pengaturan dilakukan berbasis perhitungan tersebut,” ujarnya.

‎Selain di kawasan Puncak, Korlantas juga telah menyiapkan strategi serupa di sejumlah titik rawan kepadatan lainnya, seperti Limbangan dan Nagreg. Seluruh skema tersebut telah disusun melalui koordinasi lintas wilayah guna memastikan arus kendaraan tetap mengalir lancar sesuai prioritas.

‎Farens Excel/Ter

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire