KPI kirim bantuan bagi korban banjir bandang dan longsor di Sumatera

Ilustrasi bantuan kemanusiaan bagi korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang disalurkan oleh Kilang Pertamina Internasional (KPI). (ANTARA/HO-KPI)
Ilustrasi bantuan kemanusiaan bagi korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang disalurkan oleh Kilang Pertamina Internasional (KPI). (ANTARA/HO-KPI)
Kilang Pertamina Internasional (KPI) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025. Bencana yang terjadi hampir bersamaan pada 26–27 November itu menewaskan sedikitnya 303 orang, 279 orang masih hilang, serta memaksa ribuan warga mengungsi, menurut data BNPB per 29 November.
Pjs. Corporate Secretary KPI, Milla Suciyani di Jakarta, Minggu mengatakan, penyaluran bantuan dilakukan melalui sejumlah tahap dan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“KPI ikut berduka atas bencana yang terjadi di beberapa provinsi di ujung Pulau Sumatera. Sebagai bentuk solidaritas, kami berupaya meringankan beban para korban dengan mengirimkan bantuan ke wilayah terdampak,” ujarnya.
Bantuan tahap pertama diserahkan pada 29 November 2025 kepada Kepala Subdirektorat Kemitraan Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Erry Prawisuda, di Lanud Halim Perdanakusuma. Bantuan kemudian diterbangkan menuju Kabupaten Sibolga, Sumatera Utara, pada pukul 13.00 WIB. Pengiriman berikutnya dijadwalkan menuju Aceh pada 30 November, sementara bantuan untuk Sumatera Barat akan diberangkatkan menyusul.
Jenis bantuan yang disalurkan meliputi ratusan paket bahan makanan, seperti mi instan, biskuit, vitamin C, dan air mineral. KPI juga mengirimkan perlengkapan mandi dan sanitasi, termasuk sabun, sampo, pasta gigi, karbol, serta pakaian layak pakai, pembalut perempuan, dan popok bayi.
Selain pengiriman dari Jakarta, Unit Operasi Kilang Dumai turut memberangkatkan 25 relawan yang terdiri dari pekerja, anggota komunitas Patra Pala, dan mitra kerja menuju Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Tim relawan berangkat melalui jalur darat pada 28 November dan dilepas langsung oleh General Manager Kilang Dumai, Iwan Kurniawan.
Bersamaan dengan rombongan relawan, KPI mengirimkan tambahan logistik berupa 250 kilogram beras, 20 kilogram gula, 20 dus mi instan, dan 130 dus air mineral. Selain itu turut dikirimkan perlengkapan kebersihan, kebutuhan dapur, serta peralatan evakuasi berupa satu perahu karet, satu paket pelampung, dan perangkat komunikasi.
“Solidaritas KPI kami wujudkan tidak hanya melalui bantuan barang, tetapi juga melalui kehadiran relawan di lapangan. Mereka akan berkoordinasi dengan posko-posko bencana dan terlibat membantu penanganan pengungsi,” ujar Milla.
Ia berharap bantuan tersebut dapat mempercepat pemulihan di wilayah terdampak.
“Semoga bantuan ini meringankan beban saudara-saudara kita dan memberi harapan di masa sulit,” katanya.
KPI merupakan anak usaha Pertamina yang bergerak di bidang pengolahan minyak dan petrokimia dengan komitmen pada prinsip ESG serta terdaftar dalam United Nations Global Compact (UNGC).




