Bupati Kudus tinjau rumah tukang becak yang terdampak banjir
Gerak cepat Pemkab Kudus menindaklanjuti rumah warga yang tergerus aliran sungai akibat hujan deras.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bergerak cepat usai menerima informasi adanya rumah warga yang ambrol akibat tergerus aliran sungai. Rumah tersebut milik Ahmad Kosim, seorang tukang becak di Kelurahan Purwosari, Kabupaten Kudus.
Bupati meninjau langsung lokasi kejadian pada Sabtu (10/1) sebagai bentuk respons pemerintah daerah terhadap bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Kudus akibat curah hujan tinggi.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Kudus menginstruksikan BPBD, Dinas Sosial, serta unsur Forkopimcam untuk melakukan penanganan terpadu melalui pendampingan, gotong royong, dan pemenuhan kebutuhan mendesak bagi warga terdampak.
“Kami hadir untuk memastikan warga tidak sendiri menghadapi musibah ini. Seluruh perangkat terkait saya minta bergerak cepat, bergotong royong, dan memberikan pendampingan agar kondisi warga segera tertangani,” ujar Sam’ani.
Bupati juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan masih tinggi dan berpotensi memicu bencana susulan seperti banjir dan longsor. Ia menegaskan, upaya mitigasi harus dilakukan secara berkelanjutan melalui normalisasi sungai, penanaman pohon, serta pengelolaan sampah yang baik dengan melibatkan peran aktif masyarakat.
“Kesiapsiagaan menjadi kunci. Mitigasi seperti penghijauan, normalisasi sungai, dan kepedulian lingkungan harus kita lakukan bersama agar risiko bencana dapat ditekan,” imbuhnya.
Sementara itu, Ahmad Kosim mengaku bersyukur atas perhatian dan kehadiran pemerintah daerah yang langsung turun ke lokasi.
“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati dan semua pihak yang sudah membantu. Kehadiran pemerintah memberi kami semangat dan harapan untuk bisa segera bangkit,” ungkapnya.




