Masjid Al Manar Bekasi gelar tarawih pertama, 350 jemaah padati saf salat

Sebanyak 350 jamaah Masjid Al Manar Wisma Asri, Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi, melaksanakan salat tarawih perdana pada Rabu (17/2/2026) malam.
Ketua DKM Masjid Al Manar Wisma Asri, Endin Supardi, mengatakan pelaksanaan tarawih perdana telah diputuskan sejak jauh hari mengikuti ketetapan PP Muhammadiyah.
“Masjid Al Manar sudah jauh-jauh hari, sekitar sebulan lalu, mengikuti keputusan PP Muhammadiyah. Jadi kami melaksanakan tarawih pada malam 17 Februari dan awal Ramadan pada 18 Februari 2026 atau 1447 Hijriah,” kata Endin Supardi di Masjid Al Manar Wisma Asri, Teluk Pucung Bekasi Utara Kota Bekasi.
Pelaksanaan ibadah dimulai dengan shalat Isya berjamaah yang kemudian dilanjutkan dengan rangkaian salat tarawih.
Di Masjid Al Manar, tarawih dilaksanakan dengan pola 4 rakaat, 4 rakaat, dan ditutup 3 rakaat shalat witir sesuai dengan tata cara yang lazim dilakukan di lingkungan Muhammadiyah.
Sebelum salat tarawih dimulai, pengurus masjid juga menggelar kegiatan penyambutan Ramadan bertajuk Marhaban Ya Ramadan yang dibawakan langsung oleh Ketua DKM Endin Supardi.
Sementara itu, imam salat tarawih dipimpin oleh Ustaz Muhammad Iqbal.
Suasana masjid tampak tertib dan penuh kekhusyukan sejak awal kegiatan, dengan jamaah laki-laki dan perempuan mengikuti seluruh rangkaian ibadah secara khidmat.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme jamaah yang tinggi. Ratusan warga Muhammadiyah dan masyarakat sekitar memadati area masjid untuk melaksanakan ibadah bersama.
Pengurus DKM memastikan kegiatan berjalan aman dan nyaman dengan pengaturan saf yang tertib serta koordinasi internal yang baik.
Meski pemerintah menetapkan awal 1 Ramadan jatuh pada Kamis, warga Muhammadiyah di Kota Bekasi tetap melaksanakan salat tarawih pada Rabu malam sesuai keputusan organisasi.
Pelaksanaan tarawih di Masjid Al Manar menjadi salah satu gambaran semangat umat Islam dalam menyambut bulan suci Ramadan, sekaligus menunjukkan pentingnya menjaga persatuan dan saling menghormati di tengah perbedaan penentuan awal puasa.
Hamzah Aryanto/Ter




