Mau tukar uang baru untuk lebaran? BI ingatkan risiko jika di tempat ini
Penukaran uang di lokasi resmi memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat.

Foto: Intan Septiana Fizi
Foto: Intan Septiana Fizi
Bank Indonesia mengimbau masyarakat untuk menukarkan uang baru hanya di lokasi resmi yang telah disediakan, seperti kas keliling Bank Indonesia maupun loket perbankan.
Imbauan tersebut disampaikan dalam acara Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) yang digelar di Basketball Hall Gelora Bung Karno, Jakarta. Langkah ini bertujuan menghindari berbagai risiko yang dapat terjadi apabila penukaran uang dilakukan di tempat yang tidak resmi.
Direktur Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Faris Budiawan, mengatakan penukaran uang di lokasi resmi memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat.
“Karena kita tidak menjamin kalau masyarakat melakukan penukaran di luar itu ada potensi resiko uang palsu, atau potensi resiko keamanan, atau juga potensi resiko uangnya tidak sesuai dengan jumlah,” ujar Faris saat diwawancarai Elshinta pada Kamis (12/03/2026).
Selain itu, layanan penukaran yang disediakan Bank Indonesia maupun perbankan tidak dikenakan biaya kepada masyarakat. Hal ini berbeda dengan praktik penukaran di pihak tidak resmi yang biasanya mengenakan biaya tambahan.
Bank Indonesia juga menyediakan berbagai layanan penukaran uang baru melalui program SERAMBI yang rutin diselenggarakan setiap tahun. Program ini bertujuan memudahkan masyarakat memperoleh uang pecahan baru menjelang Lebaran.
Melalui imbauan tersebut, Bank Indonesia berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan penukaran resmi yang telah disediakan, sehingga proses penukaran uang menjelang Idul Fitri dapat berlangsung aman, tertib, dan bebas dari praktik percaloan.
Intan Septiana Fizi/Mgg/Rama




