Top
Begin typing your search above and press return to search.

Menhaj cek asrama Semarang, pastikan tak ada kuota mubazir

Menhaj cek asrama Semarang, pastikan tak ada kuota mubazir
X

Menhaj Mochamad Irfan Yusuf menggelar rapat koordinasi dengan Kakanwil Kemenhaj Jawa Tengah di Asrama Haji Semarang, Jumat (3/4/2026)

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menggelar rapat koordinasi dengan Kakanwil Kemenhaj Jawa Tengah di Asrama Haji Semarang guna memitigasi teknis kesiapan layanan jemaah haji 1447 H/2026 M. Fokus utama pertemuan ini mencakup optimalisasi serapan kuota, standarisasi fasilitas asrama, dan penegakan aturan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

"Isu kuota ini sangat krusial di tingkat nasional. Saya tidak ingin melihat ada satu kursi pun yang kosong atau mubazir hanya karena lambatnya administrasi mitigasi. Setiap kursi adalah harapan jemaah yang sudah mengantre belasan tahun," tegas Menhaj di Semarang, Jumat (3/4/2026).

Dalam mewujudkan komitmen Haji Ramah Lansia, Menhaj menginspeksi langsung fasilitas Asrama Haji Semarang serta menegaskan bahwa seluruh koper dan atribut harus diterima jemaah 100% sebelum masuk asrama.

"Wajah pelayanan kementerian kita tercermin dari bagaimana kita menjamu tamu Allah di asrama. Jika ada vendor yang lamban atau fasilitas asrama yang tidak layak, saya instruksikan untuk segera diganti dalam hitungan hari. Tidak ada kompromi untuk kenyamanan jemaah, terutama bagi para lansia kita," tambah Menhaj, dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (4/4/2026).

Menhaj juga menekankan pentingnya filosofi "Kehadiran Negara" dengan menginstruksikan penertiban terhadap KBIHU maupun Petugas Haji Daerah (PHD) agar tidak ada hak istimewa (privilege) di luar Standar Operasional Prosedur (SOP) demi keadilan seluruh jemaah.

"Saya titipkan pesan kepada seluruh Kakanwil dan jajarannya: tertibkan KBIHU yang melanggar SOP. Kita harus adil. Begitu juga dengan PHD, mereka harus benar-benar kompeten dan siap bekerja melebur dengan PPIH. Tugas petugas adalah melayani jemaah, bukan melayani pejabat atau kelompok tertentu," pungkas Menhaj.

Bhery Hamzah/Ter

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire