Top
Begin typing your search above and press return to search.

Mensos Gus Ipul tegaskan perjalanan dinas luar negeri Kemensos dihapuskan

Mensos Gus Ipul tegaskan perjalanan dinas luar negeri Kemensos dihapuskan
X

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menekankan pentingnya perubahan budaya kerja di lingkungan Kementerian Sosial Republik Indonesia agar lebih berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan dalam pengarahan kepada jajaran Kementerian Sosial terkait penguatan kinerja, efisiensi anggaran, dan peningkatan kualitas layanan sosial.

“Semua harus berorientasi pada dampak, bukan aktivitas semata. Tidak boleh ada kegiatan tanpa output,” ujar Gus Ipul di kantor Kemensos RI, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Ia menjelaskan, perubahan pola kerja ini menjadi penting agar setiap program pemerintah benar-benar memberikan manfaat yang terukur, bukan sekadar menjalankan rutinitas administratif.

Selain itu, Gus Ipul juga menyoroti penerapan sistem kerja fleksibel atau work from home (WFH). Menurut dia, WFH harus diiringi dengan produktivitas yang jelas.

“WFH adalah produktivitas digital. Tidak cukup bekerja dari rumah, tetapi yang lebih penting adalah menghasilkan sesuatu dari rumah,” kata dia.

Dalam upaya efisiensi, Kemensos mengambil langkah tegas dengan mengurangi perjalanan dinas, termasuk menargetkan penghentian perjalanan dinas luar negeri yang menggunakan anggaran negara.

“Kita menuju 0 persen perjalanan dinas luar negeri. Kecuali jika diundang dan dibiayai pihak lain,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul menyebut efisiensi anggaran dilakukan dengan menghemat berbagai pos operasional, seperti penggunaan listrik, air, hingga kendaraan dinas. Meski demikian, ia memastikan anggaran bantuan sosial tidak akan dikurangi.

“Untuk bansos tidak akan dikurangi, bahkan bisa ditambah sesuai kebijakan Presiden dalam rangka jaring pengaman sosial,” ujarnya.

Kemensos juga mendorong penggunaan kendaraan listrik untuk operasional di kota-kota besar, serta optimalisasi rapat secara daring guna menekan biaya.

Selain itu, program pemberdayaan masyarakat juga diperkuat, salah satunya melalui dorongan kepada keluarga penerima manfaat agar bergabung dalam Koperasi Desa Merah Putih.

Gus Ipul menegaskan, seluruh kebijakan tersebut mengarah pada satu tujuan utama, yakni menciptakan birokrasi yang lebih efisien namun tetap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Intinya Kemensos hemat, tetapi pelayanan tetap hebat,” kata dia.

Hutomo Budi/Ter

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire