Mensos: Pengelola perpustakaan adalah ujung tombak Sekolah Rakyat
Mensos Gus Ipul sebut pengelola perpustakaan lebih penting dari menteri dalam menentukan masa depan siswa Sekolah Rakyat melalui penguatan literasi.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menekankan pentingnya peran pengelola perpustakaan dalam mendukung kesuksesan program Sekolah Rakyat. Menurut pria yang akrab disapa Gus Ipul ini, perpustakaan yang dikelola dengan baik merupakan kunci utama untuk meningkatkan literasi siswa dari keluarga kurang mampu.
“Jadi teman-teman yang ikut pelatihan ini kalian orang penting dan sangat penting. Lebih penting daripada menterinya dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Kalian yang jadi ujung tombaknya dan kalian yang ada di depan bagaimana Sekolah Rakyat ini nanti jadinya,” ujar Gus Ipul, dalam keterangan tertulis, Rabu (15/4/2026).
Ia menambahkan bahwa peran pengelola bukan sekadar menjaga buku, melainkan memotivasi siswa agar tujuan pembelajaran di Sekolah Rakyat dapat tercapai.
Gus Ipul menjelaskan, perpustakaan di Sekolah Rakyat harus menjadi ruang aman yang menumbuhkan inspirasi dan harapan. Selain meningkatkan minat baca, perpustakaan diharapkan mampu memitigasi dampak negatif penggunaan media digital pada anak.
“Kemudian juga, perpustakaan bisa berfungsi sebagai pusat pembentukan karakter. Membentuk disiplin, rasa ingin tahu dan daya juang, melatih fokus, berpikir mendalam dan pondasi berpikir kritis,” jelasnya.
Oleh karena itu, ia meminta para peserta untuk menularkan ilmu yang didapat kepada para guru di instansi masing-masing. Gus Ipul meyakini bahwa di tangan pengelola yang tepat, buku bisa mengubah nasib seorang anak.
“Ingat peran para pengelola perpustakaan bukan hanya penjaga buku, tetapi kurator pengetahuan penggerak literasi dan penjaga harapan anak bangsa. Di tangan anda, buku bisa menjadi nasib baru bagi seorang anak,” tegasnya.
Dalam upaya memperkuat tata kelola ini, Kementerian Sosial menggandeng Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI. Kerja sama ini mencakup penguatan sumber daya manusia hingga manajemen koleksi buku.
“Maka itu, saya mohon betul ke Bapak Kepala Perpustakaan, panjenengan yang ahli urusan ini, saya serahkan semua, baik nanti dalam tata kelolanya, dalam penguatan sumber daya manusianya, itu nanti akan kami serahkan,” kata Gus Ipul.
Rizki Rian Saputra/Rama




