Top
Begin typing your search above and press return to search.

Menteri Kebudayaan meninjau Benteng Victoria di Ambon

Menteri Kebudayaan meninjau Benteng Victoria di Ambon
X

Menteri Kebudayaan Fadli Zon meninjau situs cagar budaya Benteng Victoria di Kota Ambon dalam rangkaian kegiatan kunjungan kerjanya di wilayah Provinsi Maluku.

"Benteng yang merupakan cagar budaya ini dibangun oleh Portugis, kemudian diambil alih Belanda. Setelah Indonesia merdeka, benteng ini menjadi bagian dari TNI dan milik Republik Indonesia," katanya saat berkunjung ke Benteng Victoria pada Jumat (28/11).

Sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian di Jakarta pada Sabtu, dia menyampaikan bahwa Benteng Victoria merupakan saksi perjuangan rakyat Maluku dalam melawan penjajah.

"Benteng ini adalah saksi sejarah perjuangan Pattimura, yang pada tahun 1817 dipenjara di sini selama 35 hari sebelum dihukum gantung oleh kolonial Belanda. Ini menunjukkan bahwa benteng ini adalah titik penting sejarah perlawanan rakyat Maluku," ia menjelaskan.

Menurut catatan sejarah, Benteng Victoria merupakan situs benteng tertua yang ada di Kota Ambon. Portugis berinisiatif membangun benteng itu pada tahun 1575 dengan nama Nossa Senhora de Anunciada.

Setelah dikuasai oleh Belanda pada awal abad ke-17, nama benteng diubah menjadi Victoria untuk melambangkan "kemenangan." Bangunan benteng itu sempat rusak akibat gempa besar pada abad ke-18 dan kemudian direkonstruksi dan dinamai Nieuw Victoria.

Pada masa penjajahan, benteng tersebut dijadikan sebagai pusat pemerintahan dan pertahanan serta basis militer.

Sekarang, kompleks Benteng Victoria dijadikan sebagai situs cagar budaya yang menyimpan artefak seperti meriam peninggalan VOC, peta perkembangan Ambon abad ke-17 hingga ke-19, dan koleksi lukisan administrator Belanda.

Sebagai salah satu situs sejarah penting di Maluku, Benteng Victoria dapat dikembangkan menjadi ruang edukasi publik. Menteri Kebudayaan mengemukakan perlunya mendorong masyarakat untuk belajar dari perjuangan dan keteguhan rakyat Maluku dalam berjuang.

"Benteng ini adalah salah satu tempat bersejarah dan menjadi tonggak penting bagi sejarah Maluku dalam melawan penjajahan," kata Menteri Kebudayaan.

"Ke depan, kita akan ikut memelihara dan mengaktivasi Benteng New Victoria, terutama untuk pelestarian dan pelindungannya. Kita ingin situs ini memiliki narasi yang lengkap, utuh, dan dapat menjadi literasi sejarah bagi masyarakat," katanya.

Kementerian Kebudayaan berkomitmen untuk melestarikan cagar budaya, termasuk situs-situs sejarah di Maluku.

Pendokumentasian, perawatan, dan pengaktifan Benteng Victoria merupakan bagian dari upaya untuk menjaga warisan sejarah perjuangan rakyat Maluku agar bisa menjadi pembelajaran bagi generasi mendatang.

Melalui kerja bersama pemerintah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan, Benteng Victoria diharapkan bisa menjadi ruang edukasi publik tentang perjalanan bangsa Indonesia.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire