Top
Begin typing your search above and press return to search.

Meski hanya honorer, seorang pria di Majalengka fasilitasi khitan gratis setiap bulan

Seorang karyawan tenaga honorer dari Dinas Perhubungan Kabupaten Majalengka Jawa Barat sejak tahun 2017 telah melakukan kegiatan sosial secara mandiri yaitu membantu memfasilitasi khitanan gratis bagi warga yang membutuhkan.

Meski hanya honorer, seorang pria di Majalengka fasilitasi khitan gratis setiap bulan
X

Sumber foto: Enok Carsinah/elshinta.com.

Seorang karyawan tenaga honorer dari Dinas Perhubungan Kabupaten Majalengka Jawa Barat sejak tahun 2017 telah melakukan kegiatan sosial secara mandiri yaitu membantu memfasilitasi khitanan gratis bagi warga yang membutuhkan.

Kegiatan sosial yang ia sebut khitanan keluarga ini telah dilakukan di berbagai wilayah di Kabupaten Majalengka meski yang dikhitan jumlahnya minimal 4 hingga 5 orang saja dalam sekali acara.

Anak-anak yang sudah dikhitan juga mendapatkan bingkisan, obat dan uang kadedeuh serta celana khusus yang dipakai setelah dikhitan sehingga si anak bisa berjalan sendiri tanpa merasa sakit.

Sosok dibalik, cerianya wajah wajah orang tua dan anak yang sudah dikhitan adalah Dede Eka Ahmad Mulya seorang honorer dari Dinas Perhubungan kabupaten Majalengka yaitu suami dari Bidan Yeni Anita Saharah.

Dengan latar belakang, ingin memiliki hidup yang bermanfaat bagi orang lain, Dede memilih jalan pengabdian kepada masyarakat di luar kesehariannya mengabdi kepada pemerintah dengan cara memberikan fasilitas layanan khitan gratis yang ia biayai sendiri .

"Melakukan kegiatan sosial dengan memberikan layanan khitanan secara gratis untuk masyarakat dari tahun 2017, dengan lokasi di tempat-tempat yang berbeda, sesuai kesepakatan. Ada di Jatiwangi, Kertajati, Sumberjaya, biasanya tempat sesuai domisili yang akan dikhitan, dengan jumlah minimal 4 sampai 5," kata Dede Eka Ahmad Mulya, Minggu (5/4/2026) lalu.

Dalam prosesinya kata Dede, anak yang akan dikhitan tidak dikumpulkan serentak namun datang satu persatu setelah yang lain selesai dikhitan sehingga tidak menimbulkan efek takut karena tidak mendengarkan suara tangisan dari anak yang sedang dikhitan.

Sedangkan untuk tenaga medis, sedikitnya 4 tenaga medis yang sudah berpengalaman datang untuk membantu lancarnya acara khitanan

"Sekali lagi, khitanan ini digelar dengan tidak melihat latar belakang, asal mau dan keluarga ikhlas, tidak ada istilah khitanan massal tapi khitanan keluarga," tandasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Kamis (9/4).

"Saya berkomitmen dan menjaga Marwah serta nama baik keluarga, jika ada yg nanya biaya, saya jawab cukup bayar dengan satu yaitu doa," ungkapnya.

Dede berharap dengan kegiatan sosial yang ia lakukan bisa menginspirasi orang lain dalam beribadah di jalur sosial membantu orang lain dengan tanpa melihat latar belakang

"Mudah mudahan dengan Kegiatan ini saudara-saudara kita bisa tergugah bisa beribadah di jalur ini, walaupun kita bukan satu darah kita saudara dengan tidak melihat latar belakang," paparnya.

"Saya juga berterima kasih pada orang tua dan keluarga atas kepercayaan yang diberikan," pungkasnya

Sementara kepada elshinta, Dede Eka Ahmad Mulya, menjelaskan pihaknya belum lama ini telah menggelar khitanan keluarga yang berlangsung di kediamannya yakni di Cibasale lingkungan Kamulyan RT 2 RW 12 Cibasale, kelurahan Majalengka kulon ,dengan mengkhitan 5 orang anak.

Sedangkan, Ketua RT 02 RW 12 lingkung Kamulyan kelurahan Majalengka Kulon, Dede Supriatna, mengaku salut dan bangga atas kegiatan sosial yang dilakukan Dede Eka Ahmad Mulya sehingga membantu warganya yang kesulitan untuk melaksanakan khitanan bagi anaknya

"Merasa sangat terbantu dengan khitanan keluarga yang digelar pa Dede Eka, sehingga anak anak yang sudah waktunya dikhitan, bisa dikhitan dengan bahagia," ujarnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire