Top
Begin typing your search above and press return to search.

PAM Jaya catat 1,17 juta pelanggan dengan cakupan 80,24 persen

PAM Jaya catat 1,17 juta pelanggan dengan cakupan 80,24 persen
X

Ilustrasi - Salah satu instalasi air bersih milik PAM Jaya. ANTARA/HO-PAM Jaya/am.

Perumda PAM Jaya hingga akhir tahun 2025 telah melayani total 1.178.022 pelanggan dengan tingkat cakupan pelayanan mencapai 80,24 persen di DKI Jakarta.

"Capaian ini menjadi fondasi penting dalam upaya memperluas layanan air minum perpipaan secara merata," kata Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin Arief di Jakarta, Jumat.

Sebagai perbandingan, pada tahun 1998 cakupan layanan air minum perpipaan di Jakarta tercatat sebesar 56,88 persen. Selama 25 tahun masa kerja sama mitra sejak 1998 hingga 2023, pertumbuhan cakupan layanan air minum perpipaan di Jakarta hanya bertambah sekitar 10,77 persen.

Sedangkan dalam masa pengelolaan PAM Jaya selama 3 tahun sejak 2023, cakupan layanan meningkat hingga 12,59 persen. Artinya, Arief menjelaskan bahwa dalam waktu yang jauh lebih singkat, peningkatan cakupan layanan di era PAM Jaya melampaui pertumbuhan cakupan selama 25 tahun di era kerja sama sebelumnya.

Sepanjang tahun 2025, PAM Jaya mencatat penambahan baru 206.537 sambungan rumah yang terlayani air minum perpipaan. Selain itu, Arief menyampaikan bahwa PAM Jaya memahami air minum perpipaan sebagai kebutuhan dasar masyarakat.

Karena itu, setiap kebijakan dan strategi perusahaan senantiasa diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara peningkatan layanan dan kemampuan pelanggan, sekaligus mempercepat pemenuhan akses air perpipaan bagi seluruh warga Jakarta. Di tahun 2026, PAM Jaya mengarahkan sumber daya perusahaan pada penguatan operasional dan peningkatan kualitas layanan.

Pihaknya berupaya memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan air minum perpipaan yang layak tanpa menambah beban pelanggan. "Karena itu, tidak terdapat penyesuaian tarif pada tahun ini," ujar Arief.

PAM Jaya juga terus melakukan efisiensi internal, optimalisasi sistem distribusi serta penguatan tata kelola perusahaan sebagai bagian dari transformasi berkelanjutan. Melalui langkah tersebut, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta ini berharap dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus mendukung pembangunan Jakarta yang inklusif dan berkelanjutan.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire