Fraksi PDIP DPRD DKI dorong sinergi bangun Jakarta

Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta menggelar acara buka puasa bersama yang dirangkai dengan tasyakuran penggunaan sekretariat baru di lantai delapan Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.
Adapun hadir dalam kegiatan itu Gubernur Jakarta Pramono Anung, Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno yang keduanya merupakan kader PDIP Perjuangan serta Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Uus Kuswanto.
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Pantas Nainggolan menyampaikan, kegiatan ini dimanfaatkan untuk memperkuat soliditas antar unsur partai serta meningkatkan kolaborasi antara eksekutif dan legislatif di Jakarta.
"(Kegiatan ini) Sekaligus juga untuk membuktikan, mendorong peningkatan dari soliditas yang sudah terbangun. Soliditas di antara pilar organisasi dengan eksekutif dan juga dengan struktur fraksi legislatif," ujar Pantas.
Pantas mengatakan, soliditas yang kuat menjadi modal penting untuk meningkatkan capaian kinerja pemerintahan yang telah diraih hingga saat ini.
Dengan kerja sama yang lebih erat, Pantas berharap berbagai program pembangunan dapat semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Itu yang terus kita dorong ke depan, dan sekaligus juga bisa memperbaiki dan meningkatkan capaian-capaian kinerja yang sudah digapai sampai sekarang ini untuk bisa semakin bermanfaat kepada seluruh masyarakat," ucap Pantas.
"Dan juga untuk bisa mengejar target Kota Global di waktu-waktu yang akan datang," sambungnya.
Meski Gubernur dan Wakil Gubernur berasal dari partai yang sama, Pantas menegaskan tidak ada pesan khusus yang disampaikan dalam acara tersebut.
Namun, ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas pihak untuk mengatasi berbagai persoalan kompleks di Jakarta.
"Jadi saya pikir kita harus punya, harus punya arah yang mudah-mudahan bisa menjadi pegangan bagi semua," ungkap Pantas.
Pantas juga menyoroti pentingnya memiliki arah pembangunan yang jelas agar setiap program yang dijalankan dapat berkesinambungan, meskipun terjadi pergantian kepemimpinan di masa mendatang.
"Jadi jangan lagi mengulangi masa-masa lalu. Begitu ganti (pemimpin) apa yang sudah dikerjakan oleh pemimpin sekarang sudah kelihatan memberikan hasil, tiba-tiba ganti kepemimpinan, berhenti program tersebut. Itu tidak boleh terjadi," ucap dia.
Pantas menyebut, kesinambungan pembangunan menjadi hal mutlak mengingat berbagai persoalan besar di Jakarta tidak dapat diselesaikan hanya dalam satu periode kepemimpinan.
"Karena untuk mengentaskan katakanlah banjir, kemacetan, tata ruang, dan lain sebagainya, mutlak itu nggak mungkin diselesaikan dalam satu masa kepemimpinan Gubernur. Tapi kalau ada guidance yang jelas," ujarnya.
Oleh karena itu, ia menilai pembangunan harus dijalankan secara berkelanjutan dan saling terhubung dari tahun ke tahun.
"Sehingga pembangunan hari ini merupakan satu kesatuan dengan pembangunan yang dilakukan tahun depan dan seterusnya gitu. Hanya dengan cara seperti itu bisa bagus," ungkap Pantas. (cr-4).
Foto: Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Pantas Nainggolan saat memberikan sambutan acara buka puasa bersama yang dirangkai dengan tasyakuran penggunaan sekretariat baru di lantai delapan Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad).




