Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pemprov DKI siapkan Rp3,6 triliun untuk penanganan banjir Jakarta

Proyek pengendalian banjir ditargetkan berdampak jangka panjang

Pemprov DKI siapkan Rp3,6 triliun untuk penanganan banjir Jakarta
X

Foto: Heru Lianto/Elshinta.com

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan anggaran Rp3,6 triliun untuk proyek penanganan banjir yang sering terjadi di berbagai wilayah Jakarta.

Juru bicara Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, mengatakan anggaran tersebut disiapkan untuk memperkuat sistem pengendalian banjir secara menyeluruh.

Menurut Chico, banjir terjadi akibat hujan yang terus mengguyur Jakarta sepanjang Januari. Pemerintah daerah merespons dengan percepatan proyek pengendalian air.

“Bapak Gubernur sendiri belum menjabat genap satu tahun, namun tentu kita sudah tahu bahwa dalam beberapa hari terakhir, beberapa minggu terakhir bahkan, normalisasi pengerukan sungai terus dilakukan secara masif,” ujar Chico, dalam wawancara Radio Elahinta, Jumat (30/1/2026).

Ia menjelaskan pengerukan sungai akan dilakukan lebih intens setelah kondisi cuaca membaik dan hujan mulai berkurang.

“Dan ini akan lebih bisa dilakukan lebih masif dan intens lagi setelah cuaca ini berubah menjadi lebih terang,” ujarnya.

Chico menyebut dana Rp3,6 triliun akan digunakan membangun embung dan waduk di kawasan dataran rendah yang dikelilingi tanggul.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pembangunan polder dan normalisasi sungai sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir terpadu.

“Ada pembangunan polder sebanyak 13 polder, ada pembangunan embung dan waduk, normalisasi sungai, pengerukan,” ujar Chico.

Ia menambahkan, normalisasi akan difokuskan pada tiga sungai besar di Jakarta, termasuk Sungai Ciliwung dan Sungai Cakung.

“Normalisasi sungai khususnya di tiga sungai besar ya, ada Sungai Ciliwung, Sungai Cakung, dan satu lagi saya lupa,” katanya.

Chico menyebut proyek tersebut sempat terhenti pada 2017 dan kini kembali dilanjutkan.

Pemerintah berharap langkah ini mampu menekan banjir tidak hanya jangka pendek, tetapi juga jangka menengah dan panjang.

Stefi Anastasia/Mgg/Rama

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire