Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pemulihan infrastruktur digital Aceh terus berjalan, relawan sumber informasi lapangan

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyampaikan bahwa pemulihan infrastruktur digital di wilayah terdampak bencana di Aceh terus menunjukkan perkembangan positif.

Wamen Nezar menegaskan pemerintah memprioritaskan pemulihan jaringan telekomunikasi untuk memastikan layanan publik dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan secara optimal seiring dengan membaiknya pasokan listrik di sejumlah wilayah terdampak.

“Dalam masa pemulihan, sesuai dengan tugas dan fungsi yang diberikan kepada Komdigi untuk memulihkan jaringan telekomunikasi di Aceh, saat ini kami telah memulihkan jaringan di seluruh daerah terdampak bencana di Aceh,” ungkap Wamen Nezar Patria usai nonton bareng film dokumenter Tembus dan berdiskusi bersama Relawan Aceh Tangguh, di Perpustakaan Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Kamis (22/1/2026).

“Laporan dari lapangan menunjukkan bahwa tingkat ketersediaan (uptime) jaringan telekomunikasi di Aceh saat ini mencapai sekitar 99 persen,” tambah Wamen Nezar Patria.

Pemantauan secara intensif juga terus dilakukan, khususnya di wilayah yang mengalami dampak bencana cukup berat.

Pemerintah memastikan peningkatan layanan jaringan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kondisi teknis di lapangan.

Menurut Wamen Nezar, jaringan telekomunikasi di Aceh menunjukkan tren perbaikan yang konsisten dan berangsur kembali beroperasi normal.

“Khusus di daerah terdampak berat seperti Aceh Tamiang, kami terus melakukan pemantauan. Saat ini tingkat ketersediaan jaringannya berada di angka 92 persen, sementara di Aceh Tengah sekitar 96 persen,” paparnya.

“Wilayah lainnya juga terus kami tingkatkan, namun kondisinya sudah berada di atas 90 persen. Secara keseluruhan, jaringan telekomunikasi di Aceh telah membaik seiring dengan membaiknya pasokan listrik,” sambung Wamenkomdigi.

Wamen Nezar Patria menambahkan bahwa masih terdapat sejumlah kecil infrastruktur telekomunikasi yang mengalami kerusakan teknis akibat banjir.

Kerusakan tersebut bersifat terbatas dan saat ini menjadi bagian dari penanganan lanjutan pemerintah dalam proses pemulihan.

“Pada umumnya jaringan sudah kembali menyala, kecuali beberapa BTS di sejumlah titik yang mengalami kerusakan teknis akibat hantaman banjir. Hal tersebut akan kami atasi. Jumlahnya tidak banyak, sekitar tiga titik,” ungkap Wamen Nezar.

Dalam mendukung proses pemulihan tersebut, peran relawan turut menjadi elemen penting.

Relawan yang berada langsung di lapangan membantu pemerintah memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi wilayah terdampak, termasuk di lokasi yang belum sepenuhnya terjangkau layanan maupun pemberitaan media.

“Apa yang dilakukan para relawan sangat penting sebagai masukan bagi pemerintah, karena mereka berada langsung di lapangan dan menjangkau titik-titik yang mungkin belum terjangkau maupun diberitakan oleh media. Laporan dari para relawan tersebut membantu kami memperoleh informasi yang lebih valid dan terpercaya mengenai kondisi di lapangan,” pungkasnya. (Ter)

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire