Perkuat kesiapsiagaan, 150 relawan ikuti diklat dasar damkar dan penyelamatan
Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Dasar Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan bagi Anggota Pos Damkar Unit Siaga Rescue Kabupaten Brebes Tahun 2026.

Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.
Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.
Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Dasar Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan bagi Anggota Pos Damkar Unit Siaga Rescue Kabupaten Brebes Tahun 2026. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Sekretaris Satpol PP Kabupaten Brebes, Neli Silfiah, SE, M.Si, sebagai upaya memperkuat kapasitas relawan dalam menghadapi potensi kebakaran dan situasi darurat di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Neli Silfiah menegaskan bahwa pelatihan ini memiliki arti yang sangat penting mengingat relawan Damkar merupakan garda terdepan di masyarakat. Mereka berperan aktif tidak hanya dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran, tetapi juga dalam memberikan edukasi kepada warga agar lebih siap dan sigap menghadapi kondisi darurat.
“Relawan Damkar memiliki peran strategis dalam menjaga keselamatan masyarakat. Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta mampu meningkatkan kemampuan teknis sekaligus memperkuat kesiapsiagaan dan kepekaan sosial,” ujarnya.
Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada penguasaan teknik pemadaman kebakaran dan penyelamatan, namun juga menanamkan nilai-nilai disiplin, kerja sama tim, keberanian, serta kepedulian sosial. Relawan Damkar diharapkan memahami bahwa tugas mereka bukan sekadar memadamkan api, melainkan juga menyelamatkan nyawa, harta benda, serta menjaga rasa aman masyarakat.
Sementara itu, dalam laporannya, Kepala Bidang Damkar dan Linmas Kabupaten Brebes, Rafiundin Musa, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 150 relawan Damkar yang nantinya akan disebar di 17 kecamatan di wilayah Kabupaten Brebes. Para peserta akan mendapatkan edukasi dan pelatihan intensif selama tiga hari, terhitung mulai 23 hingga 25 Januari 2026.
“Selama pelatihan, peserta akan dibekali materi dan praktik langsung oleh narasumber yang profesional dan berpengalaman di bidang pemadam kebakaran dan penyelamatan,” jelas Rafiundin seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Senin (26/1).
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Brebes berharap dapat mencetak relawan Damkar yang terlatih, tangguh, dan siap diterjunkan dalam berbagai kondisi darurat, sekaligus memperkuat sistem perlindungan masyarakat di tingkat kecamatan hingga desa.




